HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Eteng-Eteng Iyak untuk Noprizal Resmi Ditutup, Donasi dari 33 Warga Gayo Bantu Kesembuhan dan Kepulangan dari Pakistan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 22:35 WIB

501,379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH, BARANEWS | Kegiatan eteng-eteng iyak (open donasi), alang tulung beret bebantu (saling tolong menolong) buat pelajar asal Gayo yang menutut ilmu di Karachi Pakistan Noprizal Putra resmi ditutup. “Per hari ini, resmi ditutup, mengingat Noprizalnya sudah sembuh. Alhamduilllah, sudah sehat dan tidak perlu lagi kontrol. Otomatis, tidak diperlukan lagi biaya pengobatan. Tinggal pulang ke Indonesia. Pertanggungjawaban setelah mengecek rekening koran dan ucapan terima kasih kepada yang sudah membantu juga akan disampaikan secara langsung,” kata penggagas eteng-eteng iyak buat pelajar asal Kampung Bintang domisili Simpang Belgia Kung Pegasing tersebut, Yusradi Usman al-Gayoni, yang juga Inisiator World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) melalui pesan WA dari London, Inggris, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan eteng-eteng iyak, jelas Yusradi, dibuka sejak tanggal 19 Agustus 2025. “Berlangsung selama satu bulan tiga hari. Selama berlangsung, donasi dikirim langsung ke rekening ibunya Noprizal. Alhamdulillah, terkumpul sebanyak Rp. 5.950.000,- dari 33 warga Gayo, dalam dan luar negeri. Semuanya sudah dikirim ke Noprizal, untuk keperluan biaya berobat dan kontrol. Empat kali pengiriman, tanggal 20 Agustus 2025 Rp. 1.000.000,- tahap kedua, Rp. 250.000,- tanggal 21/8/2025, tahap III Rp. 3.800.000,- tanggal 22/8/2025, dan sisa (tahap IV) untuk biaya awal kepulangan Rp. 900.000,- tanggal 11/8/2025. Sementara, tambahan biaya kepulangan ke Aceh Tengah dibantu Baitul Mal Aceh Tengah. Dengan demikian, biaya kepulangan Noprizal dibantu World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) melalui kegiatan eteng-eteng iyak alang tulung beret bebantu dan Baitul Mal Aceh Tengah,” sebutnya.

Dilanjutkan Diaspora Indonesia-Inggris yang juga ikut terlibat dalam pemulangan sekaligus pendampingan Pekerja Migran Indonesia asal Gayo (Aceh Tengah dan Bener Meriah) yang jadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja tersebut, ke tiga puluh tiga warga Gayo dalam dan luar negeri yang sudah membantu biaya pengobatan Noprizal, di antaranya: Shatrina Permata Kuine, Chazali, S.T., Deny Tirtonadi, Hikmah, Prof. Dr. Rahmat Salam, M.Si., Fakhruddin Cibro, Hajarussalam, Wirdalina, Sitawarnate Y, Alfazri, Yusran, hamba Allah SWT, Safridawati, Erfan Julianto, hamba Allah SWT, Nimalita, Kusni Rohani Rumahorbo, hamba Allah SWT, dan hamba Allah SWT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, ungkapnya, Maulida, Mustafa Alamy, Dra. Suryani, Marhamah, Tarmina, Seri Wahyuni, Salwa, Samsidar, hamba Allah SWT, Syarinah Syam, Mahara Miko, Aman Muhammad Faiz Akbar al-Gayoni, Ahmad Dardiri, dan Yenni Sapra Layina. “Mewakili keluarga, saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan suderengku, sehingga Noprizal bisa berobat, sehat walfiat, kembali beraktivitas seperti biasa, dan insyaAllah diharapkan bisa pulang ke Indonesia sampai ke Tanoh Tembuni, Takengon Kabupaten Aceh Tengah nantinya,” tutup Yusradi.

Secara terpisah, ibunya Noprizal Putra, Susilawati, juga mengungkapkan terima kasih banyak dan penghargaan setulus-tulusnya buat yang sudah membantu biaya berobat dan kepulangan anaknya. “Berijin (terima kasih) banyak buat Pak Yusradi Usman al-Gayoni dan Diaspora Gayo Dunia yang sudah menginisasi eteng-eteng iyak, para donator: urang Gayo dalam dan luar negeri yang sudah membantu, juga Baitul Mal Aceh Tengah yang ikut membantu biaya kepulangan, media yang sudah membantu publikasi, dan semua pihak yang sudah menyebarluaskan informasi eteng-eteng iyak ini. Bewene kami serahen ku Allah SWT (semuanya kami serahkan ke Allah SWT) atas kebaikan dan bantuan suderengku bewene (saudaraku semuanya), semoga berkah dan diberikan yang terbaik. Berijin seger mi (terima kasih sekali lagi),” tutupnya penuh syukur. (red)

Berita Terkait

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terbaru