HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Keluarga dan Pihak Terkait Sambut Pulangnya Pekerja Migran Asal Gayo Al Muttakim dari Kamboja ke Aceh Tengah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:12 WIB

50736 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH | Tangis haru keluarga terdengar menyambut kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Asir Asir, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Al Muttakim, di Terminal Terpadu Paya Ilang Takengon. “Alhamdulillah, Al Muttakim sudah sampai Takengon. Syukur alhamdulillah, perjalanan panjang dan melelahkan dari Phnom Penh-Kuala Lumpur-Kuala Namu-Takengon berjalan dengan lancar. Dari Kamboja tanggal 10 malam. Sementara, dari Kuala Lumpur Senin pagi, tanggal 11. Dari Medan ke Takengon, malam Senin,” kata Irliandi Amri, pun/kerabat dari pihak ibu Al Muttakim, selepas kedatangan Al Muttakim, Takengon, Selasa pagi (12/8/2025).

Sampainya Al Muttakim ke kampung halamannya, kata Irliandi Amri, tentu tidak terlepas dari peran banyak pihak. “Mewakili keluarga, kami ucapkan terima kasih banyak kepada banyak pihak yang sudah membantu, sampai Al Muttakim bisa pulang dan kembali berkumpul dengan keluarga,” sebutnya.

Secara khusus, lanjut Irliandi Amri, ucapan terima kasih ditujukan kepada pihak KBRI di Kamboja, Diaspora Indonesia-Inggris sekaligus inisiator World Gayonese Community (Diaspora Gayo Dunia) Yusradi Usman al-Gayoni yang sejak awal mendampingi pekerja migran asal Gayo yang mau pulang dari Kamboja ke Indonesia (Tanwir Ayubi, Al Muttakim, dan Muhammad Fahmi) dan menggerakkan eteng-eteng iyak, Diaspora Gayo Dunia, para donator yang sudah membantu keponakan kami dan Muhammad Fahmi (pekerja migran asal Simpang Teritit, Bener Meriah), serta Baitul Mal Aceh Tengah yang juga ikut membantu biaya kepulangan Al Muttakim sebesar Rp10.000.000,- Termasuk, Camat Lut Tawar, Kepala Desa Asir Asir, dan media yang sudah mempublikasikan proses kepulangan pekerja migran asal Gayo dari Kamboja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selepas ini, bersama Al Muttakim, kami, keluarga, didampingi Kepala Desa Asir Asir akan bertemu dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah untuk menyampaikan terima kasih. Sekali lagi, terima kasih banyak buat semua pihak yang sudah membantu kepulangan Al Muttakim,” tuturnya.

Secara terpisah, Yusradi Usman al-Gayoni mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT, yang atas izin-Nya, bantuan dan doa banyak pihak membuat Al Muttakim bisa sampai di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. “Sama seperti Tanwir Ayubi, Muhammad Fahmi, dan Al Muttakim, saya pantau terus, mulai keberangkatan sampai tiba di kampung halaman, bertemu keluarga. Alhamdulillah,” katanya.

Dibeberkan Yusradi, uang yang terkumpul melalui eteng-eteng iyak, alang tulung beret bebantu (penggalangan dana), sebesar Rp6.900.000,- berasal dari sebelas donatur, orang Gayo yang ada di dalam dan luar negeri, di antaranya Basri, Sofyan Griantara, Prof. Darmawan, Malsi Daud, Rosnida Sari, Sutarmi, Drs. H. Taufik, M.M., Siti Aminah, Indah Mayasary, dan Aman Muhammad Faiz Akbar al-Gayoni, yang sebagian besar digunakan untuk biaya kepulangan Muhammad Fahmi, mengingat Al Muttakim mendapat bantuan dari Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah.

“Eteng-eteng iyak ini digerakkan mulai tanggal 29 Juli 2025, mengingat perlunya konsumsi buat Al Muttakim dan Muhammad Fahmi. Tanggal 26 dan 27 Juli 2025 sudah lebih dahulu dikirimkan biaya konsumsi mereka. Selain itu, pertimbangan situasi keamanan di Kamboja-Thailand karena perang dan keselamatan mereka juga. Ditambah lagi, perlunya biaya transportasi dan pengurusan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) ke KBRI dan ke imigrasi. Sementara, pada saat itu, bantuan dari pemerintah daerah dan Baitul Mal di Gayo (Aceh Tengah dan Bener Meriah) belum ada kejelasan. Syukur alhamdulillah, Baitul Mal Aceh Tengah membantu biaya kepulangan Muhammad Fahmi,” akunya.

Dengan pulangnya Muhammad Fahmi ke Bener Meriah (7/8/2025) dan adanya bantuan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah untuk membantu biaya kepulangan Al Muttakim, jelas Yusradi, kegiatan eteng-eteng iyak langsung ditutup. “Berijin (terima kasih) buat semua pihak yang sudah membantu,” tutup Yusradi. (RED)

Berita Terkait

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana
Jembatan Reje Payung di Linge Aceh Tengah Kembali Terputus, Akses Warga Lumpuh Total
Luapan Air Rendam Lima Desa di Pegasing Aceh Tengah, Hujan Tak Kunjung Reda

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Ridwansyah Dorong Petani Kopi di Gayo Lues Kembangkan Tembakau dengan Pola Tumpang Sari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Brigjen TNI (Mar) Guslin Tinjau Normalisasi Sungai Aih Bobo, 13 Ekskavator Bantuan Presiden Telah Beroperasi di Blangkejeren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pemerintah Pusat Kirim 16 Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabanjir di Gayo Lues

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Gayo Lues Gelar Donor Darah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Excavator Tertimbun Longsor Susulan di Jalan Ketukah Gayo Lues, Operator Lompat Selamatkan Diri

Berita Terbaru