slot preparation.lsrs.lu

15 Pejabat Eselon II Pemkab Gayo Lues Dilantik, Evaluasi Kinerja Akan Dilakukan Setiap Tiga Bulan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:51 WIB

50706 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Sebanyak 15 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues resmi dilantik oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Bale Pendopo Bupati, Kamis (30/10/2025). Pelantikan ini merupakan bagian dari kebijakan rotasi, promosi, dan penyegaran organisasi pemerintahan dalam rangka mendorong peningkatan kinerja birokrasi di level strategis.

Keputusan pelantikan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Gayo Lues Nomor: 800.1.3.1/01036/2025. Dari 15 pejabat yang dilantik, beberapa merupakan rotasi dari satu instansi ke instansi lain, dan sebagian lainnya menempati posisi baru setelah mutasi atau promosi jabatan. Berikut rincian lengkap nama-nama pejabat beserta jabatan barunya:

  1. Ir. Abdul Hakim – menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian, sebelumnya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
  2. Nopal, SP – menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, sebelumnya Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama.
  3. Jakaria, S.Hut., MP – menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), sebelumnya Kepala Dinas PUPR.
  4. Syahrul, ST., MM – menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, sebelumnya Kepala Dinas Perkim.
  5. Said Bakhtiar, S.PI – menjabat sebagai Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
  6. drh. Ibnu Hafit – menjabat sebagai Kepala Dinas P3AP2KB, sebelumnya Kepala Dinas Pangan dan Perikanan.
  7. Yusuf T., S.Sos., M.AP – menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, sebelumnya Kepala Dinas Pertanahan.
  8. Kasimuddin, ST., MP – menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  9. Ena Malikussaleh, SSTP., MSP – menjabat sebagai Kepala Satpol PP dan WH, sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
  10. Mukhtarudin, SE., M.AP – menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanahan, sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.
  11. Syabri, S.Pd – menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sebelumnya Kasatpol PP dan WH.
  12. Deddy Nofrigasara, SSTP – menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Kerja Sama, sebelumnya Inspektur pada Inspektorat.
  13. Dr. Sartika Mayasari, SSTP., M.A – menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK), sebelumnya Kepala Dinas P3AP2KB.
  14. Irwansyah, S.Si., MM – menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata, sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan.
  15. Ridwansyah, ST – menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral.

Dalam arahannya, Bupati dan jajaran pemerintah daerah menekankan bahwa pelantikan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai pengisian jabatan semata. Pemerintah menginginkan agar pejabat yang baru dilantik segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja unit kerja yang mereka pimpin. Hal ini mencakup pembenahan organisasi, peningkatan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), serta penyusunan program kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penekanan juga diberikan terhadap percepatan realisasi program prioritas, pengelolaan keuangan daerah secara efisien, serta kemampuan menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Pasalnya, dalam kondisi fiskal yang terbatas saat ini, sebagian besar anggaran penting justru berasal dari tingkat provinsi dan nasional. Oleh karena itu, setiap kepala dinas diminta untuk aktif melakukan pendekatan ke berbagai lembaga guna mendapatkan dukungan anggaran tambahan.

Dalam kesempatan yang sama, jajaran pimpinan daerah menyampaikan bahwa akan dilakukan evaluasi kinerja secara berkala setiap tiga bulan. Evaluasi ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah yang diberikan. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk tidak ragu melakukan penyegaran ulang apabila ada pejabat yang dinilai tidak menunjukkan performa kerja seperti yang diharapkan.

“100 hari ke depan menjadi masa penting untuk perbaikan organisasi. Ini akan menjadi masa penilaian awal. Kami ingin yang dilantik hari ini bekerja sungguh-sungguh, menata kembali struktur di bawahnya, memastikan program berjalan tepat sasaran, dan meningkatkan kinerja secara menyeluruh. Penilaian kinerja ini kami lakukan setiap tiga bulan. Jika tidak menunjukkan progres, maka kami siap lakukan pergantian,” demikian pernyataan dari unsur pimpinan daerah dalam sambutan pelantikan.

Rotasi dan promosi ini diharapkan membawa angin segar dalam tubuh birokrasi Pemkab Gayo Lues, serta menjadi momentum kebangkitan manajemen pemerintahan daerah yang efisien, akuntabel dan siap menjawab tantangan pembangunan. Pemerintah menegaskan bahwa semua pejabat akan diawasi dan dinilai secara objektif dengan berpedoman pada hasil kerja, bukan sekedar loyalitas atau kedekatan pribadi. Pelayanan kepada masyarakat akan menjadi indikator utama keberhasilan. Dengan pelantikan ini, Bupati Gayo Lues dan jajarannya berharap agar seluruh kepala dinas menunjukkan dedikasi, integritas, dan etos kerja yang tinggi guna mendukung kemajuan daerah secara berkelanjutan. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Selasa, 3 November 2026 - 01:20 WIB

Polsek Bambel Edukasi Pelajar SMP Negeri 1 Bambel, Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:42 WIB