YBHA Peutuah Mandiri: Evaluasi Kasus Bullying di Sekolah MIN 8 Bandar Baru, Pidie Jaya

Redaksi Bara News

- Author

Selasa, 16 Januari 2024 - 23:52 WIB

50600 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH  | Masihkah sekolah menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar? ini menjadi pertanyaan yang juga pekerjaan rumah bagi kita semua untuk menemukan jawabannya. Bully, kasus yang sepertinya sederhana sekali bagi kebanyakan orang, namun kasus ini semakin hari kian marak terjadi. Kasus terbaru yang menimpa seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) VIII Bandar Baru Pidie Jaya, Aceh. Dalam video yang bedurasi 5 menit di media sosial yaitu Facebook dan beredar di beberapa Whatsapp Group, sangat brutal dan arogansi siswa di tataran pendidikan dasar ini sungguh menyedihkan.

Terkait kasus ini, YBHA Peutuah Mandiri menegaskan bahwasanya Kepala Sekolah, Wali Kelas dan Guru Bimbingan Konseling (BK) harus bertanggungjawab atas segala tindak kekerasan di lingkungan sekolah tersebut. Mereka digaji untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan siswa dalam belajar di sekolah, mereka harus mengevaluasi dan memantapkan kembali kapasitas mereka dalam mendidik siswa. Karakter guru juga harus benar-benar menjadi contoh tauladan bagi muridnya, kedisiplinan dan contoh tauladan serta akhlaqul karimah akan memberikan dampak positif bagi perubahan perilaku anak di sekolah.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara, Kabidpropam Polda Aceh Dapat Kejutan dari Danpomdam IM

Beberapa tindakan yang bisa dilakukan terkait kasus ini antara lain, Dinas terkait harus menelusuri apakah sekolah ini dibawah pimpinan kepala sekolah yang sekarang pernah terjadi kasus bully yang menjurus pada kekerasan. Jika pernah, maka selayaknya kepala sekolah tersebut diberhentikan. Tindakan perdamaian telah tepat dilakukan oleh pihak Kantor Kankemenag Pidie Jaya, namun kita tidak mendengarkan apakah ada upaya lain seperti restitusi atau pemulihan terhadap korban. Terhadap pelaku juga perlu diberi bimbingan lebih lanjut atau membangun kesadaran terhadap perbuatan yang dilakukan itu tidak dapat dibenarkan. Sesuai amanat UU Perlindungan Anak wajib dilindungi, ada anak korban, pelaku dan anak saksi. Selain itu, dinas terkait juga harus melakukan evaluasi tata tertib semua sekolah agar kasus serupa tidak berulang di sekolah lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membekali anak sebelum mereka pergi ke sekolah, anak harus diajarkan untuk tidak mengambil barang orang lain dan jika meminjam barang teman harus segera mengembalikannya. Anak juga harus diberi nasihat untuk tidak berkata atau berbuat kasar terhadap teman, terutama teman perempuan. Setelah pulang sekolah, orang tua juga harus berkomunikasi dengan anak, menanyakan apa yang telah mereka lakukan di sekolah dan apakah ada yang berbuat tidak baik kepada mereka atau sebaliknya. Tidak lupa, orang tua juga harus memeriksa tas dan kantong celana anak, mungkin ada barang orang lain yang dibawa pulang tanpa sepengetahuan mereka.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Tinjau Pelaksanaan Lomba Menembak Hari Bhayangkara

Bullying yang menjurus pada kekerasan fisik ini mesti diwaspadai, sehingga kami YBHA Peutuah Mandiri juga memandang perlu adanya materi pelajaran tentang efek bullying bagi anak harus dimasukkan dalam kurikulum. Guru-guru juga harus mendapatkan pelatihan tentang bullying, sehingga mereka dapat mendeteksi jika ada tindak bullying lebih dini. Bullying bukan hanya merugikan korban, namun juga merusak moral pelaku dan menimbulkan trauma bagi saksi. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mencegah dan melawan bullying.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dr H S Maltha Akui DPD PAN di Dapil Aceh II Tak Berikan C1 kepada Caleg DPR RI Partai Tersebut
Terima Kunjungan Dinsos Banda Aceh, Dr. Muslem Sebut Penanganan Sosial Tidak Boleh Kaku
Olahraga bersama Pangdam IM dengan Prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda
Jama’ah Masjid Cinta Palestina
PAN Hancur di Tangan Mawardi Ali
Galakkan Hidup Sehat di Kalangan Santri Aceh, PMII Banda Aceh Ciptakan Promotor Kesehatan Remaja
Kadinsos Aceh, Dr. Muslem : Karang Taruna Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Sosial
Dapil Aceh 1 PKS Hadirkan Wajah Baru ke Senayan

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 13:59 WIB

TTG Ke XXV Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024 Nagan Raya Tuan Rumah Pemkab Gelar Rakor.

Jumat, 23 Februari 2024 - 00:40 WIB

Saiful Ketua PPK Beutong Resmi Tutup Pleno Sirekap Tingkat Kecamatan.

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:41 WIB

Menyambut Bulan Suci Ramadhan Pemkab Nagan Raya Gelar Pasar Murah. Ini Jadwalnya.? 

Selasa, 20 Februari 2024 - 15:15 WIB

Empat Kecamatan Di Nagan Raya Terima Penghargaan Dari Pj Bupati Atas Berhasil Penurunan Stunting.

Selasa, 20 Februari 2024 - 02:48 WIB

Beredar Surat Panwascam Darul Makmur Batalkan Rekomendasi untuk PSU di TPS 03, Ini Tanggapan Ketua KIP

Senin, 19 Februari 2024 - 23:12 WIB

Dalam Suasana Perhitungan Sirekap Hasil Pemilu Rahmad Maulizar Beri Bantuan Masa Panik Untuk Warga Kebakaran

Senin, 19 Februari 2024 - 18:23 WIB

Gerak Cepat Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Anak Diwah Umur Buang Bayi Sendiri

Senin, 19 Februari 2024 - 13:35 WIB

Kehilangan Kendali, Dump Truck Sampah Masuk Parit di Dusun Villah Indah Kecamatan Kuala, Nagan Raya

Berita Terbaru

BIREUEN

Umuslim Teken MoU dengan Unsam Langsa

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:11 WIB

ACEH BARAT DAYA

Syamsuzzaki Terpilih Ketua Umum PC SEMMI ABDYA Dalam Muscab 2024

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:01 WIB