oleh

Yang Mau Pilkada Aceh 2022 Nampaknya Harus Gigit Jari

 

BANTEN, BARANEWSACEH.CO  –  Membaca berita tentang “KIP Aceh Putuskan Tunda Tahapan dan Jadwal Pilkada Aceh”, petanda pesta demokrasi untuk rakyat Aceh yang seyogianya dilaksanakan 5 tahun sekali bakal pupus, Kata Tarmizi Age salah seorang pemerhati asal Aceh di Jakarta, Sabtu (3/4/2021),

“Yang mau pilkada Aceh dilaksanakan 2022 nampaknya harus gigit jari,” Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh sudah putuskan tunda,

Sebelum ini diketahui sejumlah tokoh Aceh baik lokal maupun nasional terdengar berbicara  lantang tentang “Pilkada Aceh harus sesuai UUPA dan harus dilaksanakan pada 2022,” Ujar Tarmizi Age,

“Tapi sudah di umum KIP Aceh di tunda,”

Penundaan ini kabarnya, menurut Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Samsul Bahri, keputusan tersebut diambil karena Pemerintah Aceh tidak memiliki anggaran untuk melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur atau Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali Kota di 2022.

“Aceh tidak ada anggara, Aceh tak punya uang,” untuk pilkada, sayang sekali, padahal Aceh miliki banyak sumber anggaran termasuk dana Otsus, sesal Tarmizi Age mantan aktivis GAM di Denmrark,

Aceh kok bisa semiskin itu ya, pilkada saja bisa tidak ada anggaran, menyedihkan sekali, ujar Tarmizi Age,

Disinggung soal “KIP Aceh Putuskan Tunda Tahapan dan Jadwal Pilkada Aceh”, salah seorang Praktisi Hukum Mukhlis Mukhtar, menjawab dalam bahasa Aceh yang kental dengan kalimat “Boh Jôk Boh Beulangan Watèe Trôk Taböh Nan,” sebut Tarmizi Age,

Mukhlis Mukhtar merupakan antara tokoh Aceh yang ikut menyuarakan pentingnya Pilkada dilaksanakan pada 2022, bahkan sempat mengeluarkan pernyataan “Jika Pilkada 2022 Tak Terselenggara, Aceh Kehilangan Marwah,”

Nah, Jika benar pada akhirnya Pilkada Aceh tidak bisa berjalan pada tahun 2022 maka yang ingin berpartisipasi pada pilkada Aceh 2022, baik bakal calon maupun calon hingga pendukung serta simpatisan, terpakasalah harus gigit jari, nampaknya, tutup Tarmizi Age, (RED)

News Feed