oleh

Wow…Ratusan Vaksinator Agara Menjerit Karena Enam Bulan Tak Menerima Honor

Aceh Tenggara Baranewsaceh.co | Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menangani tugas-tugas sebagai tenaga vaksin di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), Provinsi Aceh, saat ini mulai mengeluh. Pasalnya mereka sebagai petugas vaksinator sampai saat ini belum menerima honor setidaknya sudah enam bulan terakhir ini terhitung bulan April-September tahun 2022 ini.

Dijelaskan, bahwa adapun jumlah petugas tenaga vaksinator di setiap Puskesmas perawatan sebanyak 10 orang. Sedangkan jumlah Puskesmas di Aceh Tenggara sebanyak 19 Puskesmas.

Dari beberapa tenaga vaksinator kepada Baranewsaceh.co pada Selasa 27 September 2022 mengatakan “Kami sebagai petugas kesehatan (Nakes) Vaksinator sudah enam bulan belum menerima honor. Kami tidak mengetahui apa penyebabnya sehingga honor atau uang lelah kami sebagai petugas kok sampai saat ini tidak kunjung dibayarkan oleh pihak dinas kesehatan setempat. terang sumber media ini yang tidak mau disebutkan namanya.

Para juru imunisasi (jurim), selaku koordinator bidang tenaga vaksinator yang ada di seluruh puskesmas se kabupaten Aceh Tenggara saat ini mulai menjerit. Karena honor mereka sudah enam bulan tidak menerima uang lelah (honor) sebagai petugas kesehatan vaksinator.

Padahal, kami sudah bekerja sesuai dengan aturan yang di bebankan dalam menjalankan tugas vaksin. serta sesuai dengan tupoksi dan tanggung jawab kami. Bahkan hari Minggu atau hari libur pun kami dituntut untuk turun ke desa-desa ini arahan dari pihak dinas kesehatan. Sedangkan beban kinerja sesuai ketentuan tetap kami penuhi. Keluh mereka.

Tugas yang kami emban sebagai vaksinator cukup berat, Karena kami dalam melaksanakan tugas hampir setiap hari turun ke desa sesuai SOP untuk memberikan pelayanan sosialisasi vaksin, suntikan vaksin dan kegiatan lainnya. Sebab begitu pentingnya vaksin terhadap masyarakat salah satunya yakni untuk menangkal penyebaran virus Covid19 Corona kepada manusia.

Pun demikian, pada kenyataannya tugas yang sudah kami jalankan tersebut, kok sampai saat ini, honor atau pun uang lelah seluruh petugas vaksinasi di seluruh Puskesmas belum di bayarkan oleh pihak dinas kesehatan (Dinkes).

Selanjutnya salah seorang tenaga vaksinator yang diminta namanya dirahasiakan menambahkan, kami sangat berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas kesehatan, untuk secepatnya bisa membayarkan tunggakan honor kami, sebab honor tersebut sangat kami butuhkan untuk keperluan biaya hidup dalam keluarga kami, “ya kami sangat berharap kepada pihak Pemerintah Aceh Tenggara dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes), untuk secepatnya bertanggung jawab terhadap honor kami yang sudah enam bulan terakhir ini belum di bayarkan, harap mereka.

Terkait belum dibayarkan honor petugas kesehatan vaksinator se kabupaten Aceh Tenggara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Marlina SKM, saat dikonfirmasi belum lama ini melalui WhatsApp menjelaskan, bahwa honor atau uang lelah untuk ratusan tenaga vaksinator belum bisa di bayarkan. Karena tidak ada uang pemerintah daerah. Singkatnya.

Selanjutnya Kepala Badan Keuangan dan Aset Kaban), Hatarudin SE Ak MM, belum bisa memberikan keterangan, karena saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak aktif. (Ady)

Jangan Lewatkan