oleh

Wakil Bupati Gayo Lues Hadiri Musrenbang RKPK Tahun 2021 di Kecamatan Terangun

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | Pelaksanaan Musrenbang RKPK untuk tahun 2022 di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues di Aula Kantor Camat Terangun. Kamis, 04 Maret 2021. Acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gayo Lues, H. Ibnu Hasyim, beberapa kepala SKPK Kabupaten Gayo Lues, serta Muspika Kecamatan Terangun, Kepala Puskesmas Terangun, H. Sabil, S.Kep, Kepala KUA Terangun Kasiyono, S.Hi, Ketua MPU Terangun, Pengulu Sekecamatan Terangun,  Ketua Urang Tue Sekecamatan Terangun, serta tokoh Agama, adat, Masyarakat dan Pemuda.

Dalam sambutannya Wakil Bupati mengatakan Bahwa  ketergantungan masyarakat terhadap suplai sayur dan ikan dari luar daerah sangat tinggi, 75 persen kebutuhan bahan lauk pauk masih didatangkan dari luar daerah. Begitu halnya dengan kebutuhan ikan dan telur, masih didatangkan dari kabupaten tentangga, padahal Kecamatan Terangun yang diharap menjadi sentra produksi belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat setiap hari.

Padahal, hampir 90 persen masyarakat desa di Terangun adalah petani, ditambah lagi dengan potensi lahan pertanian untuk kebutuhan produksi sayur mayur  sangat mendukung, begitu juga dengan ternak untuk penghasil telur dan pembudidayaan ikan, sangat cocok dengan iklim di Kecamatan Terangun.

Untuk itu Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan lahan-lahan kosong menanam sayur mayur, dan mengembangkan peternakan unggas serta perikanan, untuk memutus rantai ketergantungan

“Mari kita gerakkan peningkatan ekonomi keluarga, jangan sampai kesempatan ini diambil oleh orang luar daerah karena kita tidak berinovasi,” ajak Wakil Bupati,

Sementara, Camat Terangun Muhammad Amin,S.Ag, menyebutkan bahwa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dibutuhkan sarana jalan menuju ke sentra pertanian dan perkebunan. “Pada Musrenbang kali ini kita sudah mengusulkannya, selain itu juga kita mengusulkan bantuan bibit dan alat pertanian. Karena ini merupakan program untuk pemberdayaan pertanian,” jelas Amin. (RED)

News Feed