oleh

Urang Tue : Akibat Ulah Plt Kades Desa Rime Raya Kec. Terangun Masyarakat Resah dan Tak Takut Covid-19

Urang Tue Desa Rime Raya Kecamatan Terangun

Gayo Lues, Baranewsaceh.co  – Tindakan Plt Kepala Desa Rime Raya Kecamatan Terangun menghebohkan warga dan Berkerumun seakan akan tak yang namanya COVID-19.

Dalam situasi mengindahkan himbauwan pemerintah kabupaten Gayo Lues social Distancing (masyarakat diminta jangan berkerumun tetap jaga jarak) apa bila tiadak ada hal hal yang penting. Tapi kali ini masyarakat melanggar ketentuan itu lantaran tindakan kesewenang-wenangan.

Kamis tepat hari meugang 23/04/2020, Pak Bakri selaku Pembantu kepala desa Rime Raya Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues dalam hal ini pelaksana teknis (Kaur Pembangunan) di berhentikan tanpa ada alasan oleh Plt kepala desa, diketahui di berhentikan saat mengambil gaji yang kabarnya kunjung cair,

Bakri, Saya mengambil gaji saya, karena kawan kawan pembantu kepala desa lainnya sudah di berikan oleh Plt kepala desa kabarnya, namun setelah sampai saya di rumah kepala desa selesai saya ucapkan tujuan yang di maksud, Plt kepala desa menjawab bahwa saya bukan lagi menjabat sebagai kaur pembangun dan saya bukan apa apa lagi di perangkat desa, jadi gaji apa yang kamu tagih ucap Sadam Husin selaku Plt kepala desa.

Lanjut Bakri menanyakan apa alasannya beliau di pecat. kenapa saya tiba-tiba di berhentikan dan apa alasannya saya di berhentikan, sudah berjalan tiga bulan lebih tahun 2020 kok baru sekarang saya tau kalau saya sudah di berhetikan, alasannya apa..? Saya kalau ada musyawarah saya hadir, dalam musyawarah tidak pernah ada kata-kata saya bukan lagi perang desa, Plt Kades tersebut hanya menjawab kamu bukan perangkat lagi, saya juga menjalankan tugas, saya tidak tau menahu masalah itu, coba tanyakan saja kepada kepala Desa sebelum saya.

Mendengar ucap Plt kepala desa seperti itu saya cuma diam dan saya langsung pamit karna saya anggap Plt kepala Desa masih seumuran jagung, setelah pulang saya menceritan prihal tersebut kepada ketua Urang Tue / BPD (badan Permusyawaratan Desa).

Caba nanti saya telusuri kata Urang Tue kepada Plt Kepala Desa kenapa tiba-tiba saudara di perlakukan seperti itu kata selamat selaku ketua Urang Tue.

Lanjut ketua Urang Tue, Setelah saya telusuri, Plt Kepala Desa mengarahkan saya kepada Mantan Kades karna soal perangkat beliau yang mengetahui, saya kan cuman Plt Tegas Sadam Husin.

Selanjutnya kami mendatangi Mantan Kepala Desa, saya ketua Urang Tue, serta kaur pembangunan yang di pecat (Bakri) dan Kepala Dusun Belang Kolak (Kadim) tanpa basa basi saya langsung bertanya soal prihal itu…? beliau menjawab itukan hak progratif Plt saya kan sudah mantan mana mungkin saya yang memberhentikan saudara kaur tersebut jelas Sudirman saat kami datangi di kediamannya di Lenot Simpil.

Bakri juga langsung menanyakan soal SK perangkat desa kepada mantan Kades, jawaban Mantan Kades singkat saya kan berhenti bulan januari jadi saya tidak ada mebuat SK siapapun.

Merasa di permaikan ketua Urang Tue langsung mendatangi Kator camat Terangun dan menjumpai Kasi pemerintahan menanyakan langsung Pecat Memecat di Desa. Kami tidak tau ya Ada problem seperti ini di desa dan SK perangakat Desa Rime Raya tidak Pernah ada tembusannya ke kami sebut Tahmat selaku Kasi pemerintahan Kec, Terangun.

Di permaikan seperti ini adakah hubungannya sama Pilkades Yang Tertunda, soalnya ini problem serius karna perangkat sejauh ini satupun tidak ada di berikan SK ucap Selamat

Kami mencoba menghubungi Plt kepala Desa Rime Raya, Namun tidak mendapat jawaban panggilan, dan kami juga sudah menghubungi via SMS namun tidak kunjung dibalas Hingga berita ini di terbitkan. (RED)

News Feed