oleh

Update Data 30 Maret Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gayo Lues

Gayo Lues. Baranewsaceh.co – Konferensi Pers tim gugus tugas penangan Covid-19 di Posko pencegahan covid-19 Bale Musara Gayo Lues.

Dikesempatan itu Said Idris Wintareza menuturkan”, Ini agenda rutinitas kita setiap hari Mulai hari ini sampai dengan besok dan selanjutnya kita lakukan kita laksanakan pukul 16. 00.WIB dilaksanakan di Media center diposko tim gugus Covid-19 Kabupaten Gayo Lues sehingga yang dapat memberikan informasi sah dari data yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Gayo Lues hanya kewenangan dari tim gugus Covid-19 Bukan Sumber data dari lainnya sekali lagi secara tegas kami sampaikan data tentang Covid-19 itu hanya bisa dikeluarkan oleh tim gugus tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Gayo Lues yang langsung diketuai oleh Kepala BPBD Kabupaten Gayo Lues dan sebagai juru bicaranya adalah ketua Idi yang telah disepakati secara bersama dan sumber data yang akan diolah oleh dinas kesehatan Kabupaten Gayo Lues”, Ungkap Said Wintareza.

Saat Konperensi perst itu Ketua Idi dalam sambutanya mengatakan”,  Untuk orang tanpa gejala sampai saat ini sudah 1901 untuk orang dalam pemantauan 12 orang dan pasien dalam pengawasan 0.

sampai saat ini masih itu angka yang kita terima mudah-mudahan kedepannya tetap 0 sampai selesai, data lain kita lihat perkembangan selanjutnya dan update data selanjutnya.”katanya.

Kepala BPBD menambahkan”, dalam kesempatan ini mungkin ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan terkait progres dari gugus tugas Kabupaten Gayo Lues seperti yang sebelumnya sudah pernah kami sampaikan bahwa ada hal-hal yang kami anggap strategis yang sudah kami lakukan yaitu pemeriksaan pos perbatasan semenjak himbauan pemeriksaan yang dikeluarkan oleh Bapak Bupati bahwa dihimbau Kepada seluruh masyarakat Gayo Lues ataupun bukan masyarakat Gayo Lues dihimbau untuk tidak memasuki Kabupaten Gayo Lues atau tidak datang atau tidak kembali, tindak lanjut ini sudah kami laksanakan dengan memperketat pemeriksaan di pos perbatasan, saat ini masih berjalan 4 pos perbatasan yang pertama di rumah Bunder berbatasan dengan Aceh Tenggara Kemudian yang kedua pos perbatasan perbatasan dengan Aceh Tengah kemudian yang ketiga pos perbatasan dengan Aceh Timur yaitu di pining kemudian pos perbatasan tongra yaitu berbatasan dengan Abdya atau Pesisir Barat Selatan dalam kesempatan ini juga perlu kami sampaikan bahwa tadi siang Berdasarkan hasil rapat Bapak Bupati dengan tim Bapak Bupati kembali mengeluarkan surat pemberitahuan tentang penutupan dua pos perbatasan yaitu pos perbatasan Kecamatan pining berbatasan dengan Aceh Timur kemudian satu lagi pos perbatasan Tongra yang berbatasan dengan Kabupaten Abdya ini ditutup mulai berlaku sejak tanggal 2 April tahun 2020 Jadi kami tekankan kembali sejak tanggal 2 April tahun 2020 pos ini ditutup.
Selain mobil angkut barang tidak ada yang boleh masuk, mobil angkut barang juga boleh mendampingi sopir hanya satu orang artinya di dalam setiap truk yang membawa barang itu hanya ada 2 orang 1 sopir dan 1 kernet dan ini juga kita himbau kepada sopir dan kernetnya setelah sampai di Kabupaten Gayo Lues mereka diupayakan tidak boleh keluar.

terkait Sampai kapan pos perbatasan ini akan dibuka atau ditutup yang 2 ini untuk pembukaan pos perbatasan kita mengacu kepada status darurat Covid-19 secara nasional kita akan menempuh perkembangannya Sampai kapan ini akan kita lakukan pemeriksaan di perbatasan mungkin perkembangan terbaru update hari ini itu yang perlu kami sampaikan.

Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat kita agar jujur memberikan informasi kepada tim gugus tugas karena kalau apapun program yang dilaksanakan tim gugus tugas ini kalau tidak mendapat dukungan dari semua masyarakat atau semua pihak tentu ini bisa dipastikan tidak akan berjalan sesuai dengan harapan kita terutama jujur dalam memberikan informasi dari mana mereka datang dari mana mereka baru kembali, ini kami mohon bantuan juga kepada para penghulu di Kabupaten Gayo Lues agar memantau semua masyarakatnya semua penduduk di wilayah kerja mereka masing-masing jadi apabila ada saudara kita mungkin ada anak-anak kita bagi mahasiswa pelajar dan santri yang baru kembali mungkin tidak terdata di pos perbatasan ini kami mohon disampaikan informasi ini kepada tim gugus tugas sehingga kami nanti bisa mengirimkan petugas untuk melakukan pendataan dan melakukan pemantauan kepada mereka semua mungkin untuk hari ini Itu update terbaru yang kami sampaikan terima kasih”, ungkap suhaidi.

“Kenapa kita menutup dua pos perbatasan, pertimbangannya adalah biar lebih fokus kita melakukan pemeriksaan di dua jalur saja yaitu Aceh Tengah dan jalur Aceh Tenggara, juga salah satu pertimbangan jalur ini memang jalur yang tidak begitu padat artinya kalau memang masyarakat kita yang ada di pesisir barat selatan mereka masih bisa menggunakan jalur Aceh Tengah, untuk masuk ke Gayo Lues atau jalur Aceh Tenggara”,tambahnya. (J. Porang)

News Feed