oleh

Upaya Generasi Milenial Dalam Melestarikan Lingkungan Di Desa Paya Lebar Kabupaten Langkat  Sumatera Utara

 

Oleh;

Oktami br Sebayang

Nim. 1052017096

Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibditaiyah (PGMI)

Mahasiswa IAIN Langsa

 

Manusia menjadi salah satu faktor penentu dalam upaya menjaga  kelestarian lingkungan, sekaligus memiliki peran dan tanggung jawab untuk memberdayakan kekayaan lingkungan guna kelangsungan hidup ekosistem.

Dalam kenyataan keinginan besar untuk memenuhi kepuasan hidup, sering menjadi pemicu manusia untuk menguasai alam yang cenderung menimbulkan kerusakan akibat sikap mementingkan kebutuhan sendiri tanpa memperhatikan kelangsungan  hidup.

Pada sisi lain kerusakan lingkungan dipicu oleh kesalahan manusia dalam memamahami lingkungan. Pandangan yang mengatakan bahwa manusia sebagai pusat dari alam semesta, sedangkan  alam  seisinya hanya  sebagai  alat  pemuas bagi kepentingan mereka merupakan pikiran yang tidak proporsional. Kesalahan cara pandang seperti itu, akan menempatkan manusia bebas melakukan apa saja terhadap alam untuk memenuhi segala kebutuhannya.

Istilah generasi milenial digunakan untuk menyebutkan generasi Y yaitu kelompok generasi muda berdasarkan usia dilahirkan sebelum generasi Z. Hal ini menunjukkan bahwa generasi  ini  merupakan  generasi  peralihan  dari  generasi  sebelumnya  yang  dikenal dengan generasi X, yaitu generasi tua yang telah berusia empat puluh tahun ke atas.

Sesuai dengan kelompok usianya generasi milenial lahir di tengah perkembangan arus teknologi informasi dan komunikasi modern, sehingga pola komunkasinya banyak memanfaatkan jaringan intenet khususnya media-media sosial yang berkembang saat ini.

Pengaruh komunikasi dalam jaringan ini sangat berpengaruh terhadap pandangan mereka terhadap kehidupan sosial dan ligkungannya yang cenderung lebih terbuka dan perhatiannya terhadap perubahan kehidupan sosial, ekonomi dan politik lebih bersifat reaktif.

Berdasarkan identifikasi atau pengelompokan penduduk berdasarkan usia, generasi milenial merupakan generasi muda yang berumur antara 19 sampai 40 tahun. Dengan kata lain generasi ini sangat dipengaruhi oleh arus perkembangan kemajuan teknologi saat ini. Generasi milenial diperkirakan pada tahun 2020 menempati sebagian besar dunia kerja, bahkan diantara mereka sudah menduduki kememimpinan di tengah-tengah masyarakat.

Generasi milenial merupakan generasi berusia produktif dan paling potensial untuk memajukan bangsa dan memegang estapet kepemimpinan serta penentu arah dalam pelestarian budaya bangsa ke depan. Ini artinya jika  generasi milenial kehilangan  arah  dalam  mempertahan  budaya  warisan  leluhur, dapat dipastikan suatu masyarakat akan kehilangan identitas asli sebagai bangsa Indonesia. Dalam hal ini, generasi X maupun generasi milenial awal harus mewariskan budaya dan sejarah bangsa kepada generasi milenial sebagai pemegang estapet penerus bangsa.

Berdasarkan hasil pengamatan penulis di Desa Paya Lebar, Kabupaten  Langkat Sumatera Utara diketahui bahwa masih banyak generasi milineal atau generasi muda yang tidak terbiasa membuang sampah pada tempatnya. Hal ini sangat disayangkan mengingat yang membangun dan merubah bangsa ini ialah generasi muda yang saat ini dimulai dari hal-hal yang kecil seperti menjaga kebersihan.

Salah satu program kegiatan yang penulis kerjakan di Desa Paya Lebar, Kabupaten Langkat Sumatera Utara ialah mengajak masyarakat untuk membudayakan kebersihan. Salah satu upaya yang penulis lakukan ialah dengan menyedikan tempat sampah berupa tempat sampah organik dan non organik. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar sampah-sampah dapat didaur ulang kembali dan tetap menjaga kebersihan lingkungan Desa Paya Lebar, Kabupaten  Langkat Sumatera Utara. Jadi dengan kegiatan ini penulis mengharapakan dapat membudayakan sikap menjaga kebesihan seperti membuang sampah pada tempatnya.

Salah satu upaya untuk mengatasi masalah di atas ialah dengan menyediakan dan meletakkan beberapa tempat sampah di tempat-tempat yang sering dilalui masyarakat Desa Paya Lebar, Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Berikut gambar tempat sampah yang penulis sediakan di Desa Paya Lebar, Kabupaten  Langkat Sumatera Utara

Gambar  Tempat Sampah Organik dan Non Organik

 

Selain itu penulis juga mengajak dan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Hal ini diharapkan agar dapat membudayakan kebersihan kepada masyarakat Desa Paya Lebar.

Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan generasi milenial di Desa Paya Lebar, diketahui bahwa generasi milenial atau generasi muda di Desa Paya Lebar, Kabupaten Langkat Sumatera Utara awalnya tidak membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Di sekeliling jalan banyak sampah berserakan dan tidak adanya penyediaan tempat sampah yang diletakkan di pinggir-pinggir jalan yang sering dilalui banyak orang di Desa Paya Lebar..

Hasil pengamatan dan wawancara penulis dengan generasi milenial di Desa Paya Lebar, Kabupaten  Langkat Sumatera Utara diketahui bahwa respon dan tanggapan yang sangat baik mengenai program kerja yang penulis lakukan ini. Masyarakat mendukung kegiatan yang penulis lakukan karena hal ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar Desa Paya Lebar, Kabupaten  Langkat Sumatera Utara dan membudayakan kebersihan kepada generasi milenial.

News Feed