oleh

Tips Manajemen Tenaga Kerja yang Efektif dengan Melibatkan Teknologi

Group of young happy managers looking at you while having meeting in their office

 

HR memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas tenaga kerja yang ada di perusahaan.  Manajemen tenaga kerja menjadi salah satu upaya mengelola dan memanfaatkan SDM di perusahaan dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

Masih banyak yang salah kaprah menganggap manajemen tenaga kerja hanya sekadar urusan administrati seperti absen, cuti, penilaian kinerja. Padahal ini adalah proses panjang yang terdiri dari menyusun rencana ketenagakerjaan, melakukan perekrutan, menempatkan karyawan, mempertahankan karyawan melalui kompensasi sampai pada strategi pengembangan kualitas karyawan.

Baca Juga: Contoh Surat Lamaran Kerja Terbaik yang Bisa Ditiru

 

Fungsi Manajemen Tenaga Kerja

Setidaknya terdapat tujuh fungsi manajemen tenaga kerja di dalam perusahaan, yaitu:

  1. Staffing, ini berkaitan dengan pengaturan keanggotaan, termasuk perekrutan
  2. Evaluasi, melakukan penilaian dan kinerja tenaga kerja sesuai dengan KPI yang sudah ditetapkan secara berkala
  3. Kompensasi, berkaitan dengan pemberian paket imbalan untuk meningkatkan kepuasan karyawan
  4. Pelatihan dan pengembangan, bertujuan untuk meningkatkan kualitas karyawan sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan
  5. Hubungan karyawan, menjembatani perusahaan dan karyawan atau serikat pekerja.
  6. Pendalaman Masalah, penelitian dan problem solving tentang masalah ketenagakerjaan di perusahaan
  7. Kesehatan dan keselamatan kerja, upaya perlindungan karyawan dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman.

 

Alasan Mengapa Manajemen Tenaga Kerja Penting

Karyawan menjadi salah satu aset penting dalam perusahaan, tanpa adanya karyawan akan sangat sulit bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha untuk dapat mempertahankan dan juga memanfaatkan sebaik-baiknya karyawan yang ada. Itulah mengapa manajemen tenaga kerja sangat penting.

 

1. Meningkatkan Profit Perusahaan

Manajemen tenaga kerja adalah cara perusahaan untuk meningkatkan kualitas karyawan sesuai dengan tujuan perusahaan. Karyawan yang berkualitas dan memiliki kinerja tinggi akan mendorong kesuksesan perusahaan secara keseluruhan, dan pada akhirnya akan meningkatkan profit dari perusahaan.

Maka dari itu, HR harus dapat mengembangkan karyawan melalui pelatihan dan pengembangan diri. Cara ini juga dapat membantu karyawan lebih maju.

Manajemen tenaga kerja juga menjadi investasi bagi perusahaan untuk menyiapkan kebutuhan suksesi dari kepemimpinan organisasi di masa mendatang.

2. Mendorong Daya Saing Perusahaan

Adanya manajemen SDM yang baik dalam perusahaan akan menghasilkan karyawan yang terampil, gesti, dan dapat diandalkan sehingga dapat bekerja lebih efisien. Dengan proses kerja yang lebih efisien maka akan menurunkan biaya perusahaan.

Ketika karyawan lebih terampil dan dapat bekerja lebih efisien maka mereka juga dapat menyelesaikan tugas hariannya lebih cepat dan tidak menyisakan pekerjaan yang mengharuskan mereka melakukan lembur. Dengan begini, perusahaan tidak lagi perlu mengeluarkan anggaran untuk upah lembur.

Ini juga akan menghemat waktu dan biaya dalam proses kerja. Perusahaan pun memiliki daya saing yang lebih tinggi dari kompetitor.

 

3. Pencapaian Tujuan Organisasi Dapat Dipercepat

Dengan pemberian kompensasi dan perlindungan kepada tenaga kerja, maka ini akan meningkatkan kesejahteraan mereka. Karyawan yang merasa sejahtera maka level kebahagiaannya akan meningkat dalam bekerja, mereka juga akan lebih loyal kepada perusahaan.

Tingkat kebahagiaan karyawan sendiri akan berkorelasi dengan tingkat produktif mereka, sehingga mereka akan semakin produktif dalam bekerja. Ketika karyawan bisa bekerja lebih produktif maka target perusahaan bisa dicapai dengan lebih tepat.

 

Tips Melakukan Manajemen Tenaga Kerja

Manajemen tenaga kerja menjadi tugas besar seorang HR di mana di dalamnya berkaitan dengan pemberian kompensasi kepada karyawan. Pemberian kompensasi di luar gaji ini perlu dilakukan dengan cermat perhitungannya.

Jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial yang berakhir pada kekecewaan karyawan. Maka dari itu, untuk menyederhanakan proses perhitungan kompensasi serta komponen gaji yang lainnya, perusahaan bisa menggunakan software payroll.

Sekarang ini, aplikasi payroll asli Indonesia juga sudah banyak ditemukan dengan menawarkan fitur-fitur canggih yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sebut saja aplikasi payroll dari LinovHR yang sudah dilengkapi dengan Tax Calculator untuk menghitung Pph21 karyawan.

Dengan penggunaan aplikasi payroll, pekerjaan HR dalam mengurus gaji dan kompensasi bisa lebih sederhana. Jadi bisa lebih memikirkan strategi mengembangkan karyawan yang lainnya.

Jangan Lewatkan