oleh

Terkait Rehabilitasi Gedung Kantor Camat Leuser, Diminta Aparat Penegak Hukum Panggil PPK, Konsultan Pengawas, PA dan Tim PHO

 

Aceh Tenggara Baranewsaceh.co |  Terkait buruknya Kualitas Pelaksanaan Pengerjaan Rehabilitasi Gedung Kantor Camat Leuser Aceh Tenggara yang diduga syarat dengan masalah maka diminta Kepada Aparat Penegak Hukum untuk secepatnya bisa menyelidiki dan memanggil pihak terkait dalam Pengerjaan Proyek tersebut seperti pihak Rekanan, Konsultan Pengawas, PPK dan PA (Pengguna Anggaran).

Pasalnya Pengerjaan Rehabilitasi Gedung Kantor Camat Leuser setempat yang dikerjakan oleh pihak Rekanan Terindikasi menyimpang dari Spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Anehnya lagi meski Kualitas Pelaksanaan Pengerjaan Proyek tersebut diduga buruk, akan tetapi sudah di PHO kan dan diserahkan kepihak Penerima Pekerjaan (PHO).

Demikian disampaikan oleh Ketua Lsm Gempur Aceh Tenggara Pajri Gegoh Kepada Media Baranewsaceh.co pada Kamis (21/01/21) dikediamannya.

Dikatakannya bahwa sesuai hasil Investigasi Kelapangan beberapa waktu lalu sangat jelas terlihat meskipun Gedung itu sudah selesai dikerjakan oleh Rekanan namun Kondisinya terlantar dan sampai saat ini belum bisa ditempati oleh pihak Kecamatan Leuser.

Sehingga wajar kinerja Rekanan sebagai pihak Pelaksana dipertanyakan, karena meskipun Gedung itu sudah selesai dikerjakan oleh pihak Rekanan dalam Pengerjaan Tahun 2020 namun sangat jelas dilihat dengan mata ada beberapa sisi Gedung masih terbengkalai seperti bagian plafon dan seluruh dinding belum dilakukan pengecatan, kemudian Pengerjaan kamar Mandi dan Toilet belum dikerjakan oleh Rekanan serta Kusen Jendela dan pintu beberapa Ruangan tidak diganti oleh pihak Rekanan. Ujarnya

Selain itu dalam kegiatan Rehabilitasi Gedung Kantor Camat itu pihak kalangan wartawan dan Lsm tidak menemukan Papan Plang Proyek padahal Papan informasi wajib dipasang sesuai dengan Kepres nomor 20 Tahun 2010. Hal ini adalah sebagai bentuk Transparansi setiap Kegiatan terhadap khalayak Publik. Timpalnya

Seharusnya pihak Kontraktor (Rekanan), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Konsultan Pengawas dan Pengguna Anggaran (PA) harus bertanggung jawab atas Pekerjaan Rehabilitasi Gedung Kantor Camat Leuser tersebut. Karena dengan kondisi Proyek tersebut patut diduga bahwa pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan oleh pihak Rekanan patut dicurigai tidak sesuai dengan bestek.

Dan saya mendorong kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yaitu Polisi maupun Kejaksaan untuk secepatnya bisa menyelidiki dugaan ini, supaya hal ini bisa menjadi efek jera bagi pihak Rekanan yang nakal serta PPK, Konsultan Pengawas yang berkerja tidak sesuai dengan SOP. Tandasnya

Terkait Pengerjaan Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Camat Leuser tersebut Fadli. ST yang juga selaku PPK beberapa waktu lalu melalui Handphone Selulernya mengatakan bahwa Anggaran Rehabilitasi Gedung Kantor Camat Leuser tersebut sebelumnya Rp.800.000.000 (Delapan Ratus Juta Rupiah) akan tetapi karena adanya Pemangkasan Anggaran Terkait Covid 19 maka Dana Rehabilitasi Gedung itu hanya Rp.400.000.000 (Empat Ratus Juta Rupiah). Sebutnya (Ady)

News Feed