oleh

Terkait Proses Hukum Purnawirawan TNI, Polri Komitmen Senantiasa Bersinergi dengan TNI

banner 970x250

Jakarta, Baranewsaceh.co – Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. menyampaikan soal ketidaknyamanan menangani kasus purnawirawan TNI. Kapolri mengaku terus menjalin hubungan baik antara TNI dan Polri.

“Saya menyampaikan kepada Panglima (TNI) komitmen dari Polri untuk senantiasa sinergi, bekerja sama dengan TNI. Sehingga penanganan kasus purnawirawan TNI, tentu secara pribadi dan institusi ini jujur menimbulkan ketidaknyamanan bagi Polri sendiri, nggak nyaman,” ungkap Kapolri di Monas, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Meskipun demikian, Kapolri menegaskan proses hukum harus tetap berlanjut. Ada asas persamaan hukum bagi semua warga negara karena purnawirawan sudah menjadi warga sipil.

“Tapi ya hukum harus berkata demikian, ada asas persamaan di mata hukum. Semua orang sama di muka hukum,” tegas Jenderal Pol. Tito Karnavian.

“Kita juga pernah menangani purnawirawan Polri dalam beberapa kasus. Saat ini juga kita harus lakukan untuk menunjukkan kesamaan di muka hukum,” sambung Kapolri menegaskan.

Dalam kasus Kivlan Zen, dia disangkakan melakukan permufakatan jahat dan kepemilikan senjata api. Karena itu, jelas Jenderal Tito Karnavian, Polri perlu menangani kasus tersebut, terlebih sudah mendapat bukti dan saksi.

“Apalagi dalam kasus yang melibatkan Bapak Kivlan Zen, ini bukan hanya kasus kepemilikan senjata api, tentu juga ada dugaan permufakatan jahat dalam bahasa hukum, untuk melakukan rencana pembunuhan dan itu ada saksi-saksinya, nanti akan terungkap di pengadilan,” ungkap Jenderal Bintang Empat tersebut.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyebut tidak pernah mengintervensi kasus hukum purnawirawan. Namun komunikasi antara TNI dan purnawirawan tetap terjalin.

“Kami terus melaksanakan komunikasi dengan beliau-beliau (purnawirawan) untuk menjaga persatuan kesatuan. Terkait dengan proses hukum dan sebagainya TNI tidak ikut karena sudah masuk di ranah sipil,” tegas Panglima TNI.

Marsekal Hadi Tjahjanto menjamin penanganan kasus purnawirawan tidak merusak hubungan TNI-Polri. TNI-Polri tetap solid dari tingkat atas sampai bawah.

“Seperti yang diketahui, soliditas TNI-Polri sampai sekarang terus. Mulai dari Babinsa dan Babinkamtibmas ini adalah salah satu bentuknya,” jelas Panglima TNI.  (ng/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed