oleh

Terkait Maraknya Peristiwa Kebakaran Pimpinan PLN ULP Janarata Berikan Penjelasan

 

Redelong Baranewsaceh. co  |  Maraknya terjadi peristiwa kebakaran yang telah menghanguskan sejumlah rumah di Kabupaten Bener Meriah, kerap sekali di kait kaitkan persoalan listrik seperti arus pendek, konsleting dan lain sebagainya.

Menyikapi hal tersebut Media Baranewsaceh. co mencoba untuk menelusuri dan memperjelas persoalan tersebut agar di kemudian hari tidak muncul salah faham, saling tuding yang pada gilirannya menyudutkan satu pihak.

Manager ULP PLN Janarata Ricky Gunawan, Saat di hubungi media ini melalui whatsappnya pada  Kamis 22 Juli 2021 mengatakan. Pihak PLN memang berkewajiban untuk memelihara jaringan listrik nya dari tiang sampai alat pengukur dan pembatas atau kwh meter. Sedangkan setelah kwh meter atau arus masuk ke instalasi dalam rumah itu merupakan tanggung jawab pelanggan. Jelasnya.

PLN sendiri sering melakukan sosialisasi ke desa, kecamatan, dan masyarakat akan potensi bahaya listrik.

Untuk itu, pihak PLN memberikan tips untuk mencegah terjadinya konsleting listrik :
1. Gunakanlah material standar untuk kabel listrik, stop kontak dan alat-alat listrik lainnya. Material standar ini ditandai dengan adanya logo Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Lembaga Masalah Kelistrikan (LMK).

“Warga bisanya tergoda harga miring dan tidak memperhatikan masalah material yang digunakan padahal sangat berbahaya,” kata Ricky.

2. Jangan menumpuk-numpuk stop kontak di satu sumber listrik. Karena hal ini bisa membuat kabel listrik kelebihan muatan dan menyebabkan kabel meleleh.

“Kalau ada kertas atau material lainnya saat kabel meleleh bisa terjadi kebakaran,” katanya.

3. Jangan melakukan pencurian listrik baik dengan cara mencantol listrik ke jaringan atau dengan mengutak atik meteran listrik. Hal ini sangat berbahaya dan bisa meningkatkan peluang kebakaran.

4. Instalasi listrik di rumah harus diperiksa. Untuk rumah baru diperiksa setelah 10 tahun sekali, sedangkan untuk rumah yang lebih tua diperiksa 5 tahun sekali.

“Ini untuk memastikan instalasi listrik masih bagus,” katanya.

Untuk inspeksi listrik itu sendiri, agar dapat menghubungi pihak Lembaga Inspeksi Teknik yg ditunjuk oleh ESDM seperti Konsuil, PPILN, JKI, Jaserindo melalui Gerai Daya Listrik, di Bener Meriah salah satu kantornya di Pondok Baru.
Karena lembaga inilah yang berhak menilai instalasi bangunan atau rumah layak atau tidak layak,” Pintanya. (Dani)

News Feed