oleh

Terjadinya Pungutan di Sekolah : Wali Murid Tidak Sanggup Bayar, Ini Katanya

 

 

Lhokseumawe, Baranews  – Terjadinya pungutan biaya sekolah di SMKN 5 Lhokseumawe hingga siswa/i ngeluh tidak sanggup membayar uang sekolah.

Orang tua dari anak cacat, korban penipuan galang dana, yang mengalami kesulitan ekonomi mengeluh tentang kondisi pendidikan anaknya, dulu pernah dijanjikan oleh salah seorang oknum guru di Sekolah tersebut dan juga terlibat dalam komunitas galang dana.

Orang tua korban yang enggan disebut nama di Media ini, sebut saja RN (40), mengatakan, anaknya yang pernah merasa ditipu oleh salah seorang oknum guru di Sekolah tersebut dan juga terlibat dalam komunitas galang dana, dia menjanjikan anaknya di biayai sekolah sampai selesai dan akan diberikan modal usaha, tapi itu semua tidak ditepati janjinya

“ biaya sekolah semua harus saya tanggung kalau tidak dibayar rapor anak saya akan ditahan oleh pihak sekolah.“ ungkapnya

Terpisah saat dikonfirmasi dengan pihak sekolah oleh media ini Senin, (11/01/21). , Kepala Sekolah (kepsek), Ia membenarkan ada pengambilan uang sekolah itupun sudah sepakati oleh komite dan semua wali murid siswa/i disetujui.

Kalau soal penahanan rapor dan ijazah itu kami dari pihak sekolah tidak melakukan “malah kami membantu siswa/i siapa yang kurang mampu kami dari pihak sekolah tinjau ke lapangan, malah banyak yang kami membantu.” ungkapnya kepala sekolah SMKN 5 Lhokseumawe

Dia juga melanjutkan, “Ia ada pengambilan biaya sekolah per semester hanya 90 ribu, itupun biaya kita gunakan untuk kegiatan anak-anak dan kebutuhan yang lain.” jelasnya.

Saat Media ini menyinggung soal dana BOS, pihak kepala sekolah mengatakan, kan tidak mungkin setiap kegiatan kita ambil dari dana bos, misalnya pergi ke tempat siawa/i sakit, kan masih banyak kegiatan-kegiatan yang tidak memungkinkan kita ambil dari anggaran itu, “kalau kita ambil semua dari dana BOS mana cukup” jelasnya kepsek (Munawir)

News Feed