oleh

Tangani Masalah Gizi dan Stunting, Pemerintah Kota Sabang Perkuat Kerjasama Tahun 2020

-HEADLINE, SABANG-20232 views

KOTA SABANG, BARANEWSACEH.CO  – Penanganan masalah gizi dan stunting di Kota Sabang membutuhkan upaya serius dan sistimatis. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Sabang dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Bappeda Kota Sabang, Faisal Azwar, ST, MT pada acara Refleksi satu tahun kemitraan Pemerintah Kota Sabang dengan UNICEF dan mitra pelaksana, Flower Aceh dalam pengentasan malnutrisi pada ibu dan anak di Aula Bappeda setempat, Selasa. (21/01/2020).

“Upaya penangan stunting dan pemenuhan hak anak di Kota Sabang menjadi komitmen serius yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Sabang sejalan dengan dokumen perencanaan Pemerintah. Sejak Januari 2019, Pemerintah Kota Sabang bersama UNICEF dan Flower Aceh telah menjalankan program kemitraan dalam mengatasi masalah gizi pada ibu dan anak di Kota Sabang dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kapasitas dan penyediaan sistem informasi posyandu online berbasis android, penguatan ketersediaan dan pola konsumsi gizi, implementasi program GEUNASEH Sabang yakni program perlindungan sosial untuk anak yang didanai daerah, peningkatan kapasitas tenaga medis dalam hal pemberian makan bagi bayi dan anak (PMBA), pengembanagan pola asuh positif, peningkatan kualitas kesehatan lingkungan melalaui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Stunting, pengembangan model Pembangunan Desa Ramah Anak (PDRA) dan Kota Layak Anak (KLA), serta microplanning berupa pelatihan perencanaan penganggaran malnutrisi terintegrasi. Program kemitraan ini juga menyertakan rapat koordinasi lintas sektoral serta monitoring dan evaluasi stunting terintegrasi bersama dengan perwakilan pemerintah Aceh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota juga mengharapkan dukungan lebih luas dari multi-pihak di Kota Sabang dalam penaganan persoalan ini. Tentunya dukungan dan komitmen perangkat daerah dan multi-pihak di Kota Sabang sangat dibutuhkan. Begitupun koordinasi dan evaluasi bersama dalam penanganan stunting harus terus ditingkatkan.

Sementara itu, mewakili Kepala Perwakilan UNICEF Aceh, Angga Dwi Martha menegaskan komitmen UNICEF dalam pemenuhan hak anak di Kota Sabang.

“Kami akan terus memaksimalkan upaya intervensi strategis dan terintegrasi untuk menjamin kesehatan dan perlindungan anak di Kota Sabang. Untuk tahun 2020, sudah ada rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan secara kolaboratif antara Pemerintah Kota Sabang dan UNICEF yang dilakukan oleh mitra pelaksana Flower Aceh. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan merupakan kelanjutan dari program-program yang ada sebelumnya, baik di dalam intervensi kesehatan, perlindungan anak, dan kebijakan sosial, maupun intervensi dan inovasi baru seperti pengembangan Peta Jalan GEUNASEH Sabang,” sebutnya.

Angga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Sabang melalui penyusunan Peta Jalan GEUNASEH Sabang yang merupakan inovasi yang dilakukan untuk menyusun strategi intervensi dan keberlanjutan program GEUNASEH Sabang, program pengenytasan malnutrisi Ibu dan Anak, maupun program perlindungan sosial bagi anak dalam upaya Kota Sabang sebagai Kota Layak Anak. Sehingga upaya pengarusutamaan terhadap kerangka serta sistem perencanaan dan penganggaran yang lebih responsif anak dapat terjadi untuk mendukung percepaatn pemenuhan hak anak di Sabang.

Di akhir kegiatan tersebut juga dilakukan serah terima perangkat pendukung Sistem Informasi dan Manajemen (SIM) GEUNASEH Sabang dan Sertifikat Penghargaan atas semangat, komitmen, dan upaya dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak oleh UNICEF yang diwakili oleh Talal Mahgoub, Program Spesialist UNICEF Banda Aceh kepada Pemerintah Kota Sabang yang diwakili oleh Kepala Bappeda Kota Sabang, Faisal Azwar, ST, MT. (Adam)

News Feed