oleh

Taman Grafiti Bener Meriah Adalah Magnet Bagi Wisatawan ke Bener Meriah

 

Bener Meriah Baranewsaceh.co | Keberadaan Taman Garafiti yang bertuliskan “Bener Meriah” di simpang empat Bandara Rembele ternyata mampu menjadi magnet dan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk hadir di kabupaten Bener Meriah. Hal tersebut di ungkapkan oleh Engi Ayu Rezkia (20) salah seorang perempuan penjual kopi yang sudah 2 tahun mangkal di Taman Grafiti Bener Meriah.

Berdasarkan penuturannya kepada kadis Pariwisata Bener Meriah Irmansyah,S.STP di taman grafiti Bener Meriah. Jumat (09/09/3022). Engi Ayu Rezkia mengaku sudah 2 tahun mangkal bersama mobil cafenya di taman Grafiti. Awalnya menurut dia memang agak sulit menjajakan kopi, bahkan ia pernah mendapat hasil hanya Rp. 60.000 (Enam puluh ribu rupiah) dalam sehari.

Namun karena didasari tekat dan keyakinan, kini Engi panggilan akrabnya sudah bisa meraup hasil Rp. 800.000 (Delapan ratus ribu) dalam sehari. Ia juga menjelaskan bahwa terkadang Ia baru memulai usaha mobil cafenya sekira pukul 14.00 sore hingga pukul 20.00 Wib malam.

Disamping sebagai seorang Barista handal Engi Ayu Rezkia juga tercatat sebagai Mahasiswi STIKES Payung Negeri Aceh Darussalam jurusan Kesehatan masyarakat.

“Irmansyah, S.STP Kadis pariwisata Bener Meriah sempat terkejut mendengar pengakuan terkait penghasilan yang di peroleh Engi selama menjadi penjual kopi di taman grafiti. “Seperti di luar dugaan Ketusnya”.

Hal senada juga di sampaikan oleh Hendra dari Bathin Weh Pongas dan Ujang sebagai penyedia jajanan dan makanan lainnya. Mereka mengaku bahwa sehari mereka memperoleh penghasilan diatas Rp. 600.000 (Enam ratus ribu rupiah) bahkan selama berlangsungnya MTQ tingkat Provinsi Aceh ke 35 di kabupaten Bener Meriah mereka sempat meraup untung mencapai Rp. 6.000.000 (Enam juta rupiah).

Sungguh di luar dugaan ucap Irmansyah,S.STP, penuh percaya diri. Bagaimana tidak Taman Grafiti yag di bangun oleh Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata kini telah menuai hasil positif dan mampu menggerakakn roda perekonomian masyarakat. Ucapnya.

Kemudian Engi Ayu Rezkia juga menimpali bahwa para pengunjung yang mampir di taman Grafiti umumnya adalah para pendatang dari luar daerah seperti dari Medan, Bireuen, Gayo Lues Banda Aceh dan para pelancong lainnya. Mereka datang sambil photo di grafiti Bener Meriah dan biasanya setelah melakukan selfi atau berphotoria bersama keluarga, biasanya mereka menyempatkan diri untuk nikmatnya Kopi Arabika Gayo. Ujarnya.

Menyikapi pesatnya perkembangan taman Grafiti Bener Meriah. Irmansyah Kadis Pariwisata kabupaten Bener Meriah menambahkan. Letak Taman Grafiti di simpang empat bandara merupakan jalur strategis yang berada di pusat ibu kota Bener Meriah, taman ini kita buat selain untuk selfi juga untuk melepas lelah di sore hari sambil menikmati secangkir kopi serta jajanan dari pelaku UMKM. Kita juga menggelar live musik etnik yang melibatkan pelaku seni budaya, mudah-mudahan bisa terjadwalkan dengan baik. Pungkasnya. (Hamdani)

Jangan Lewatkan