oleh

Syukri SH. Laporkan Direktur PT. Nisara Karya Nusantara Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan 

 

KUTACANE, BARANEWSACEH.CO |  Syukri   Laporkan  Andi Aripin direktur PT. Nisara Karya Nusabtara. terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang pembelian proyek Rp 350.000.000. laporan ini di sampaikan ke Polres Aceh Tenggara sesuai surat tanda penerima lapiran nomor : STPL/13/I/2021/ACEH/RES Agara.Kamis 23/6/2021 .

Syukri 52 tahun  merupakan warga Desa Deleng Mengakhe Kecamatan Badar Aceh Tenggara  menjelaskan kepada media ini di Gumpang Kec Babussalam Kutacane dia melaporkan saudara Andi Aripin terkait sengketa dalam kasus dugaan  penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 350.000.000.dalam urusan dirinya dengan andi Aripin terkait proyek Penahan tebing pengamanan sungai Kali Alas di desa Mendabe kec Babussalam Aceh Tenggara pada tahun 2017 dengan nilai pronyek Rp 4.000.000.000. lebih dari sumber dana APBK Aceh Tenggara dan proyek penanggulangan bencana di Lawe Penanggalan kec Ketambe.

Proyek penanggulangan bencana yang di kelola oleh kantor BPBD setempat  yang saya beli dari sejumlah rekanan daerah ini katanya secara gamlang menyampaikan kepada media ini Rabu 22/6.

Syukri lebih lanjut menjelaskan laporan yang di buatnya kePolres Aceh Tenggara sejak  15 Januari 2021.  Namun sejauh ini belum terlihat ada kemajuan yang singnifikan kendati sudah mencapai 6 Bulan lamanya.

Pada kesempatan ini syukri memberikan  sebundel alat bukti dan dokumen tentang laporannya. inya juga mengungkapkan kalau laporannya ini melibatkan oknum Bupati Aceh Tenggara  (RP)dalan sangkaan proyek. karena dalam laporan ini terkait urusan proyek dari sumber dana APBK Aceh Tenggara.

Oknum Bupati Aceh Tenggara (RP) diduga Terima gratifikasi. Rp 350.000.000.

Adanya dugaan keterlibatan oknum bupati ini Syukri menjelaskan kalau dirinya dengan Oknum Bupati di salah satu kamar Hotel di Medan pernah melakukan pertemuan sekitar  satu jam setengah  lamanya baru tercapai kesepakatan  dan membuat kesepakatan  dana pembelian proyek ini dari nilai sebesar Rp 480.000.000. menjadi Rp 350.000.000. besaran nilai yang di sepakati.

komitmen kesepakatan sejumlah proyek lain di Dinas Perumahan Rakyat kawasan  Permukiman dan Pertanahan  Aceh Tenggara tahun 2020 yaitu pada sejumlah Proyek Rehabilitas Jaringan Irigasi (DI) Lawe dua Kec Bukit Tusam Rp 1.4 Milyar. Dan Daerah jaringan irigasi Kutambaru di Kecamatan Lawe Bulan dengan nilai pagu Rp 728.000.000.

Tempat kejadian kata Syukri di Pendopo Bupati Jl Iskandar muda Kutacane. sekitar tahun 2020. lalu.

Sesuai salinan poto kopy surat SP2HP. nomor : B1/13/VI/2021/RESKRIM. tertanggal 8 Juni 2021.

Penyidik telah mengumpulkan dokumen yang memiliki kaitan dengan laporan. dan telah melakukan permintaan keterangan terhadap saksi saksi antara lain  Amirudin, Bustami Aceh, Andi Bustami, Ramli Desky, Siti Aminah, andi Aripin dan  an. Budimansyah belum menghadiri undangan dari Penyidik.

Kapolres Aceh Tenggara   AKBP. Bramanti Agus Suyono . SH. S.IK. M.H    Melalui Kasat Reskrim  AKP. Suparwanto. SH. M.H.  Membenarkan, Inya ada Laporan Syukri.  adanya laporan saudara Syukri terkait dugaan Penipuan dan penggelapan.  Saat ini Penyidik sedang melakukan Proses Penyelidikan. demikian katakannya kepada media ini di Mapolres setempat kamis 23/6.

Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim. Membantah  terhadap tudingan kepada dirinya yang  menyangkut keterlibatan ya dalam  Laporan dan pernyataan  yang di lakukan Syukri kepada Polres Aceh Tenggara. hal itu adalah tidak benar sama sekali.

Terkait adanya disposisi Bupati Kepada kepala Dinas Dinas  Perumahan rakyat dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Raidin membenarkan namun Inya mengatakan kalau kembali menelp Kepala Dinas ini membatalkan disposisi tersebut.

Malah Raidin Pinim Balik Bertanya kepada siapa Inya memberikan Uangnya Jelas ya kepada Media ini saat di mintai tanggapannya di Pendopo Bupati Aceh Tenggara jln Iskandar Muda Kutacane.kamis 23/6/2021. .
(Kasirin Sekedang)

News Feed