oleh

Syahrul Maulana : Selamat Muhammad Agus Andika Mari Kita Memajukan PMII Aceh

 

Aceh Tamiang, Baranews  – Syahrul maulana kandidat nomor urut 01 PKC PMII Aceh menyampaikan rasa bangga talah mewarnai pertaruang pada konferensi kordinator cabang ( Konkoorcab ) ke XI pergerakan mahasiswa islam indonesia ( PMII ) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, rabu ( 01/12/21).

Kepada seluruh keluarga besar PMII umumnya saya sampaikan rasa syukur dan terima kasih telah terlibat sangat aktif dalam segala proses yang terjadi di dalam ruang regenerasi pmii, ini adalah bentuk proses kematangan kedewasaan diri dan emosional. Terkhusus untuk peserta pengurus cabang yang berhadir saya sangat berterima kasih atas segala pembelajaran dan segala proses dinamika yang menjadi pembekalan kepada saya dalam mewarnai keindahan dari dinamika ini.

Saya menyadari didalam proses berkonferensi tentu ada pahit manis dan goncangan yang kita lalui. Tetapi inilah bumbu dari pada hikmah kita dalam berorganisasi besar yang membentuk jiwa kepemimpinan kita lebih cakap dan matang kedepan.

Di dalam proses ini saya menarik hikmah bahwa, kegagalan hari ini bukan dari pada akhir saya untuk berkhidmat. Tidak harus menjadi ketua saya akan terus memberikan sumbangsih dedikasi terbaik secara moril kepada PMII aceh yang telah membentuk pondasi pemikiran dan jiwa saya untuk mempersiapkan diri menjadi leader yang sesungguhnya.

Kepada ketua terpilih sahabat Muhammad Agus Andika, saya ucapkan kembali selamat dan sukses insyaallah akan membawa PMII aceh lebih maju, bersinar dan lebih baik lagi kedepannya. Suatu rasa bangga yang sangat dalam karena telah menghiasi proses kontestasi bergengsi dengan orang hebat seperti sahabat ketua Agus Andika.

Saya akan berkolaborasi dan bersinergi dalam tumpahkan jiwa, raga dan pemikiran membersamai membangun PMII Aceh kedepan bersama ketua PKC PMII Aceh terpilih 2021-2023, sekarang mari kita menyertai diri, merangkul dalam mendukung visi misi besar ketua terpilih sebagai navigator amanah besar ini.

Sesuai naskah bai’at PMII sebagai kader, saya menyerahkan diri untuk Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dalam menjalankan tugas dan kewajiban organisasi pantang berputus asa, pantang menyerah, dan pantang meninggalkan PMII dalam situasi dan kondisi apapun. (RED)

Jangan Lewatkan