oleh

Suasana Pemakaman Seniman Didong M.Isa Arita di Kampung Tunyang

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Sekira pukul 16.30 tadi sore hari Rabu 01 Januari 2019. Jenazah almarhum M.Isa Arita tiba di rumah duka di kampung Linung Bale (Tunyang) setelah di berangkatkan dari Medan Sumatera Utara sekira pukul 08.00 tadi pagi.

Kehadiran jenazah dari seorang maestro didong ini langsung di sambut oleh masyarakat setempat, para kerabat, keluarga yang telah lama menunggu.

Dari sejumlah tamu yang hadir terlihat Sekda Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si, mantan Bupati Aceh Tengah Ir. Nasaruddin..MM, wakil ketua DPRK Bener Meriah, Tgk. Husnul Ilmi.Sy, sejumlah rekan dan kerabat almarhum yaitu anggota DPRK Bener Meriah, anggota DPRA Aceh Alaidin Abu Abbas para seniman dari Aceh Tengah dan Bener Meriah serta para simpatisan yang lainnya.

Menjelang azan magrib jenazah di sholatkan, di rumah duka kampung Linung Bale, dan setelah usainya sholat magrib jenazah kemudian baru di kuburkan di pemakaman umum kampung Linung Bale (Tunyang) kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah.

Ir. Nasaruddin.MM mantan Bupati Aceh Tengah saat di mintai keterangan terkait peran M.Isa Arita sebagai pelaku seni didong kepada media ini mengungkapkan. Rabu (01/01).

Ada sesuatu yang spesipik dari almarhum semasa hidupnya dalam berseni didong, yaitu spontanitas, responsif, tanggap dan ketika melantunkan seni tanpa harus membuat partnernya merasa sakit hati. Secara umum dalam tatanan seni tradisi didong Gayo M.Isa Arita adalah pelantun seni. Keberadaan ceh didong di masa lalu sangat membantu pemerintah dalam hal pembangunan. Pak Nas sebutan akrabnya mecontohkan. Menjedi seorang ceh didong adalah pengabdian. Ia juga merefleksi ke masa lalu bahwa ketika masyarakat hendak membangun sebuah jembatan, biasanya selalu diadakan pertunjukan didong semalam suntuk sebagai sarana hiburan bagi masyarakat. Begitu juga ketika hendak membangun rumah sekolah juga di lakukan hal yang sama. Bedanya dengan sekarang pemerintah sudah memiliki anggaran sehingga jembatan, sekolah, dan sarana ibadah lainnya sudah di bantu pemerintah. Beda ketika 20 tahun yang lalu. Ungkapnya.

Disisi lain, Sekda Bener Meriah Drs.Haili Yoga.M.Si juga menambahkan. Atas nama Bupati dan pemerintah Kabupaten Bener Meriah kita turut berduka dan berbelasungkawa atas meninggalnya Bapak M.Isa Arita.

Ucapan terimakasih juga di sampaikan atas pengabdian yang telah di sumbangkan selama menjadi seorang seniman maupun sebagai anggota DPRK Bener Meriah. Semoga amal ibadahnya semasa hidup di dunia dapat diterima oleh Allah.SWT, dan kepada keluarga yang di tinggalkan semoga di beri ketabahan dan kesabaran. Pungkasnya. (Dani).

News Feed