oleh

Status Aceh Tenggara Zona Merah, Lalu Apa Tindakan Pemerintah!

*Perlu adanya tanggap darurat, pemetaan, kesiapan Paramedis, Ruang isolasi, RS, kerjasama, para stake holders, dan penjagaan Pos perbatasan

Oleh: Januar Pagar M.Lubis

Menurut informasi yang didapat penulis, yang juga seorang Jurnalis media online Baranews.aceh, bahwa Kabupaten Aceh Tenggara sudah berubah statusnya menjadi daerah zona merah Covid-19 baru-baru ini, karena banyaknya pasien yang positif Covid-19(info).

Menurut hemat saya, sebagai seorang warga yang berdomisili di Aceh Tenggara, khususnya yang tinggal di Kecamatan Lawe Sigala-gala, yang berprofesi sebagai Wartawan, dan juga pengamat kesehatan, perlu Pemerintah kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara, mengambil langkah-langkah bijak, pencegahan (preventif), sosialisasi kepada masyarakat, kesiapan Paramedis, Dinas kesehatan, Rumah sakit H.Sahudin tentang pengadaan obat, vitamin, dan tabung gas; Ruang isolasi, kerjasama dan koordinasi antara jajaran SKPK, dengan camat, dengan Kapuskesmas, sampai pemerintahan desa.

Juga, kerjasama Pemkab Aceh Tenggara dengan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), termasuk jajaran dibawahnya Polsek/Pol sub sektor, Koramil/Posramil, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.Juga, Pemerintah jangan lengah, lamban, cuek(apatis), terhadap status zona merah yang sudah melekat di Bumi Sepakat-segenap ini, terutama di Pos-pos perbatasan.Karena dampak status zona merah Covid-19 ini, akan mempengaruhi kehidupan, baik ekonomi, perdagangan, perkantoran, pendidikan, kesehatan, dsb.

Bukankah wabah pandemik Covid-19, selama ini kurang dipercayai sebagian besar masyarakat Aceh Tenggara, karena kurangnya transparansi, keahlian (profesionalisme), dan tanggung-jawab tenaga kesehatan(maaf), yang memeriksa pasien Covid-19!

Pos perbatasan Lawe Pakam

Terbukti, ada beberapa pasien yang diduga terpapar Covid-19 di Aceh Tenggara, seperti yang terjadi pada oknum Polri, oknum Kepsek di Kecamatan Babul Makmur, oknum warga yang jatuh dari mobil ke jurang di Salim Pipit, lalu dibilang kena Covid-19.Ada lagi, oknum warga Karya Indah Kecamatan Lawe Sigala-gala yang ditengarai kena Covid-19, dan oknum warga desa Sukajaya baru-baru ini.

Oleh karena itu, perlunya pemerintah mengadakan tanggap darurat, pemetaan, pencegahan (preventif), sosialisasi kepada masyarakat, dan solusi yang tepat dan jitu, dalam mengurangi dan memutus rantai penderita wabah Covid-19 ke depan.Semoga…!!!

News Feed