oleh

Sofyan Anggota DPRK Bener Meriah Sumbang Sejumlah Alat Cuci Tangan

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Upaya antisipasi dari penularan pandemi Covid 19 terus di lakukan. Bekerja, berbuat demi rakyat juga harus tetap di lakukan, sebagai orang yang telah diutus menjadi wakil rakyat. Persoalannya bukanlah mewahnya apa yang mampu di berikan, akan tetapi manfaatnya bagi khalayak ramai, itulah yang sangat di harapkan.

Sebagai Langkah antisifasi dari penularan Covid 19, Sofyan anggota DPRK Bener Meriah komisi D, terus melakukan langkah langkah pencegahan penularan Covid 19, yaitu dengan cara menyediakan tempat cuci tangan sederhana yang telah di modifikasi, nantinya alat cuci tangan tersebut akan di tempatkan ke sejumlah instansi publik seperti pukesmas dan yang lainnya.

Sofyan Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga tercatat namanya sebagai ketua Badan Kehormatan (BK) DPRK Bener Meriah, di samping tugas kesehariannya sebagai wakil rakyat Ia juga sebagai khadam dan pengurus masjid Babunhashin di kampung Timang Gajah.

Gelintar adalah julukannya. Sosok pemilik jiwa sosialis, ramah dan santun dalam bergaul dengan semua kalangan. Politikus yang memulai karirnya sebagai Khadam masjid, dan akhirnya terpilih sebagai wakil rakyat dari dapil 2 Bener Meriah.

Sebenarnya dia enggan untuk di publis ke media masa terkait apa yang sedang di upayakannya. Namun media Baranewsaceh.co tetap berkeinginan untuk tetap menampilkan figur pencinta masjid yang satu ini. Lewat pertemuan singkat, Minggu (05/04) Media ini mencoba untuk berinteraksi langsung seusai melaksanakan sholat Ashar bersama di teras masjid Babunhashin kampung Timang Gajah.

Berdasarkan pantauan media ini, saat ini sejumlah alat pencuci tangan yang terbuat dari drum plastik, lengkap dengan kran dan bejana tampung air yang telah di modifikasi, selanjutnya alat cuci tangan tersebut akan di distribusikan ke sejumlah pukesmas di tiga kecamatan, masing – masing : Kecamatan Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih dan Kecamatan Pintu Rime Gayo, termasuk UGD Km.58 serta ke posko covid 19 di kecamatan Pintu Rime Gayo, sebagai gerbang utama pintu masuk ke Bener Meriah. Selanjutnya kantor camat dan sejumlah Polsek terdekat.

Sekilas Sofyan bersama istri tercinta Nairia, Amd, Keb, yang berprofesi sebagai seorang Bidan, terlihat begitu senang karena bisa membantu masyarakat dengan penyediaan alat cuci tangan yang akan di bagikan ke sejumlah tempat pelayanan publik.

Namun di sisi lain bapak dan ibu tiga anak ini juga harus larut dalam kecemasan dan perasaan gundah gulana, karena sang buah hati jauh dari mata. Apalagi saat ini putra putrinya berada di daerah yang tingkat penularan Covid 19 sudah sangat menghawatirkan. Salah satu anaknya kini berada di daerah Ponorogo Jawa Timur, sedangkan 2 (dua) yang lainnya, saat ini sedang menuntut ilmu di negeri Piramida, Kairo Mesir.

Rasa sedih berbalut kerinduan semakin diperparah dengan kondisi dunia yang sedang di Landa pandemi Covid 19. Mungkin hanya rangkaian doa berharap Allah SWT memberi kesehatan dan umur panjang sehingga dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.

Kendati hanya sebatas pertemuan singkat. Atas nama pribadi dan anggota DPRK Bener Meriah
Sofyan tetap berharap kepada masyarakat Bener Meriah, agar terus menjaga diri, dari penularan virus Corona. “Mari sama sama patuhi apa yang telah di anjurkan oleh pemerintah dengan menjaga kebersihan dan tetap melakukan cuci tangan. Alangkah baiknya dalam situasi seperti ini Kita tetap dalam keadaan berwudhu, agar kebersihan jasmani terjaga penuh, hingga penularan pandemi Covid 19 dapat di cegah sedini mungkin. Ujarnya.

Disisi lain Sofyan juga merasa khawatir akan dampak dari pandemi Covid 19 terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Oleh sebab itu Sofyan juga menghimbau masyarakat untuk melaksanakan program menanam, karena sesuai arahan pemerintah, sembari menghindari keramaian ada baiknya berada di kebun kopi. Insya Allah pemerintah akan membantu dalam penyediaan bibit, pupuk dan yang lainnya melalui Dinas terkait. sebutnya.

Mengakhiri penuturannya Sofyan juga berharap semoga pandemi virus Corona segera berakhir, agar masjid yang di cintainya kembali ramai penuh dengan jamaah dalam setiap waktu sholat. Apalagi keberadaan masjid yang dia khadaminya berada di lintasan jalan Takengon – Bireuen, atau tepatnya di Kampung Timang Gajah, Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Pungkasnya (Dani).

News Feed