oleh

Sigap, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Padamkan Titik Api di Geuredong Pase, Diduga Dibakar OTK

Aceh Utara, Baranewsaceh.co – Kebakaran lahan akhir-akhir ini marak terjadi dan merambat luas hingga menghanguskan berhektar-hektar lahan akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Karhutla adalah bencana alam yang sebagian besar diakibatkan perbuatan manusia dan perusahaan yang tidak bertanggungjawab. Akibat jangka panjangnya adalah munculnya bencana Alam lanjutan, baik tanah longsor maupun banjir setelah pepohonan sebagai penahan dan akar pengikat tak ada lagi.

Selain kabut asap, bencana banjir dan tanah longsor akan muncul dan mengakibatkan kerugian besar hingga menghilangkan nyawa manusia seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Setelah kemarin terjadi kebakaran lahan yang menghanguskan 2 hektar lahan di Wilayah Lhokseumawe, pada Rabu (3/3/2021), kali ini terjadi lagi di Desa Alue Awe, Kecamatan Grudung Pase, Kabupaten Aceh Utara. Untung saja, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Simpang Keuramat bertindak cepat melakukan pemadaman titik api sehingga tidak sampai merambat ke areal yang lebih luas, walaupun Lokasi kebakaran yang jauh dari pemukiman warga maupun dari sumber air. Dugaan sementara, penyebab munculnya titik api adalah karena pembukaan lahan baru.

Sementara itu, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto SAP mengatakan bahwa perilaku manusia masih sebagai salah satu penyebab utama kebakaran hutan dan lahan.

Oleh karena itu, sambung Dandim pentingnya sosialisasi dan perbaikan tata kelola lahan kepada masyarakat, untuk mencegah musnahnya kekayaan alam dan kelestarian hutan yang dimiliki Aceh.

TNI, khususnya jajaran Kodim 0103/Aceh Utara akan terus berupaya mencegah kebakaran hutan dan lahan tidak berulang terjadi.

News Feed