oleh

Sidang Red Notice, Prasetijo Akui Terima Uang dari Tommy Sumardi

Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Joko Tjandra, Brigjen Pol Prasetijo Utomo menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2020). Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri itu didakwa mendapat 150 ribu dolar AS dari Joko Tjandra untuk mengurus penghapusan nama Joko Tjandra dari Daftar Pencarian Orang (DPO) Interpol. SP/Joanito De Saojoao.

 

JAKARTA, BARANEWS | Persidangan kasus penghapusan red notice Djoko Djandra kembali dengan terdakwa Tommy Sumardi, Selasa (1/12/2020). Dalam sidang tersebut, Brigjen Prasetijo mengakui dirinya menerima uang dari Tommy

Prasetijo menyebut menerima uang sebesar USD20 ribu. Uang itu, lanjut dia, diserahkan oleh Tommy pada saat akan bertemu dengan Irjen Napoleon Bonaparte yang saat itu menjabat sebagai Kadivhubinter Polri.

Fakta itu terungkap berawal ketika jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Prasetijo saat masih berstatus sebagai tersangka.

“Ketika saya akan masuk gedung TNCC haji Tommy (Tommy Sumardi) menuju ke mobil diparkiran. Kemudian haji Tommy naik mobil Alphard warna putih jemput saya dan mengatakan bro masuk dulu dan haji Tommy memperlihatkan uang 10 ikat mata uang dolar Amerika ke saya,” kata Jaksa.

“Kemudian saya mengatakan ‘wih ji uang lo banyak banget’ kemudian dijawab haji tommy ‘udah lu mau tau aja. Ini buat lo’ dengan spontan haji Tommy memberikan ke saya dua ikat masing- masong10 ribu USD. Total 20 ribu USD. Saya tanya nggak apa-apa ini ji. Dia jawab kan lu temen gua masa nggak boleh ngasih temen. Setelah itu kami cari prkiran dan saya turun di mobil haji tommy kemudian turun saat itu kita naik ke lantai 11 ruangan kadivhubinter saat itu pak haji tommy bawa paper bag warna itam atau cokelat,” imbuh Jaksa.

Ketika dikonfirmasi mengenai BAP itu, Prasetijo mengakui penerimaan uang 20 ribu USD itu. Dan mempertegas penerimaan uang itu kepada majelis hakim. “Saya terima yang mulia,” ucap Prasetijo.

“Dia (Tommy) ambil uang serahkan ke saya ni bro untuk lu. Ji (Tommy) ini apaan sudah ambil aja. Apaan ini ji, ini uang untuk lo uang persahabatan. Uang apa nih ji? Udah kan lo sering bantu saya. Saya pernah bantu haji ini, yang pertama bantu keluarga,” ucap Prasetijo.

Ketika kembali dicecar Jaksa, apakah Prasetijo turut menerima uang berikutnya dari Tommy. Prasetijo pun menjawab tidak ada selain 20 ribu USD tersebut.

“Enggak (ada). Itu saja,” jawab Prasetijo. (PMJ)

News Feed