oleh

Seorang Mantan Keuchik di Nagan Raya Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Foto: Dedek (Kasi Pidsus) dan Heru (Kasi Intel) saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu, (28/4/2021) di Suka Makmue

 

Suka Makmue, Baranewsaceh.co – Kejaksaan Negeri Nagan Raya resmi menetapkan tiga tersangka terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) Krueng Mangkom Kecamatan Seunagan tahun anggaran 2016 dan 2017.

“Penetapan tiga tersangka tersebut berdasarkan dua alat bukti yang cukup sesuai ketentuan pasal 183 dan pasal 184 ayat (1) KUHAP,” sebut Kasi Pidsus Dedek Syumarta Suir, SH yang turut didampingi Heru Duwi Admojo,SH, Rabu, (28/4/2021).

Dari hasil penyelidikan tersebut, tiga tersangka MAS mantan Kepala Desa, F mantan bendahara serta S mantan Sekretaris Desa telah melakukan tindak pidana korupsi sehingga mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp.523.000.000,-.( lima ratus dua puluh tiga juta rupiah).

Dedek Syumarta Suir menyebutkan para tersangka tersebut diduga melanggar pasal 2 ayat (1),pasal 3 UURI No 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dengan UURI No.20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP.

“Walaupun sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana desa ketiga pelaku tersebut belum dilakukan penahanan karena sejauh ini masih koorperatif,” kata Dedek Syumartha Suir.

Dalam hal itu, Kasi Intel Heru Duwi Admojo menambahkan, untuk menghindari tindak pidana korupsi tersebut ia meminta kepada seluruh Kepala Desa dalam Kabupaten setempat agar dalam menggunakan anggaran gampong tepat sasaran serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu, Heru juga menegaskan agar Kepala Desa jangan takut untuk menggunakan anggaran DD maupun APBG, asal anggaran tersebut digunakan sesuai yang sifatnya prioritas. (Arif)

News Feed