oleh

Seluruh Oknum Yang Terlibat Dalam Dugaan Korupsi Makan Minum Karantina Hafizh DSI Harus Ditindak Tegas

Ilustrasi/net

Baranewsaceh.co.(Gayo Lues)-Satuan Satreskrim Tipikor Polres Gayo Lues diminta tak cukup memeriksa Oknum Dinas dan rekanan yang diduga terlibat dalam dugaan kasus makan minum karantina Hafizh tahun 2019 yang menelan anggaran milyaran rupiah,namun siapa penerima aliran fee dari kegiatan tersebut harus turut serta diperiksa oleh penyidik Tipikor.

M Purba SH,selaku praktisi hukum,menilai tindakan polres Gayo Lues sudah tepat dan serius dalam melakukan penegakan hukum.

Menurutnya, penyidik harus dapat mengusut siapa saja oknum yang terlibat yang mencicipi Aliran-aliran hasil dugaan Korupsi tersebut.

“Sebagai praktisi hukum saya sangat mendukung langkah polri jajaran polres gayo Lues Mengusut kasus ini hingga tuntas sangat penting untuk menjaga nama baik dan marwah institusi kepolisian di mata publik,” demikian kata Praktisi ini, Selasa (28/7/2020).

Ditambahkan kembali oleh Ketua barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Norman sembiring kepada media ini,bahwa Dalam mengungkap dugaan Korupsi ini, Praktisi ini juga meminta institusi lainnya seperti Kejaksaan,agar bersinergi dengan Polres Gayo Lues untuk segera meneliti berkas yang akan diserahkan oleh penyidik Tipikor Polres Gayo Lues.

“Hal Ini menjadi peringatan bagi pengguna anggaran lainnya agar kedepannya jangan coba-coba untuk melakukan hal yang sama sebab institusi polri dan kejaksaan juga tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum di negeri ini,” ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya,bahwa polres Gayo Lues telah melakukan Lidik terhadap berebapa dugaan kasus Korupsi dikabupaten Gayo Lues,salah satunya dugaan Korupsi makan minum karantina hafizh tahun anggaran 2019,dan Dana hibah KONI TAHUN ANGGARAN 2018 dan dana hibah PKK tahun anggaran 2018. (TIM)

News Feed