Satgas TPPU Optimistis Transaksi Janggal Impor Emas Diproses Hukum

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 29 September 2023 - 01:25 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta  – Satuan Tugas Tindak Pidana Pencucian Uang (Satgas TPPU), masih optimistis transaksi janggal terkait kegiatan impor emas senilai Rp189 triliun yang ditemukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)  dapat diproses hukum.

Temuan itu saat ini masih didalami Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, tetapi Satgas TPPU membuka kemungkinan kasus itu dapat ditangani Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri apabila nanti Bea Cukai tidak menemukan ada indikasi pelanggaran pidana di bidang kepabeanan sampai pekan pertama November 2023.

“Ini waktu terus berjalan. Kita (Satgas TPPU, red) tidak bisa memastikan mereka (Bea Cukai, red) kapan akan mengakhiri pemeriksaan dan meyakinkan bahwa masalah ini bisa dilanjutkan ke proses hukum. Makanya tadi kami minta selambat-lambatnya November minggu pertama (laporan akhir analisis Bea Cukai, red). Kami nanti akan agendakan dan kami akan putuskan setelah teman-teman Bea Cukai menyampaikan paparan,” kata Ketua Tim Pelaksana Satgas TPPU, Sugeng Purnomo, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (27/9/2023).

Oleh karena itu, Satgas TPPU dalam rapat terbarunya di Kantor Kemenkopolhukam mengundang Bareskrim Polri untuk mendengarkan data dan hasil analisis sementara yang dimiliki Bea Cukai terkait transaksi janggal senilai Rp189 triliun.

“Diharapkan nanti setelah kami berikan tenggat waktu terakhir, (tetapi) kondisinya tidak ada perkembangan maka kemudian kami serahkan ke teman-teman Bareskrim. Kemudian teman-teman Bareskrim sudah dapat gambaran utuh dari kasusnya,” kata Sugeng yang saat ini menjabat Deputi Bidang Hukum dan HAM Kemenkopolhukam.

Dalam rapat itu, Bareskrim Polri diwakili di antaranya Wakil Kepala Bareskrim Polri Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri.

Sugeng menjelaskan Bea Cukai, yang tergabung dalam Satgas TPPU, masih mendalami indikasi pelanggaran pidana bidang kepabeanan yang menjadi kewenangannya. Namun, dalam prosesnya, Direktorat Jenderal Pajak juga mendalami kemungkinan adanya indikasi pelanggaran perpajakan terkait kasus tersebut.

Baca Juga :  Pimpinan KPK Dapat Serangan Teror dan Ancaman Kekerasan

Jika sampai pekan pertama November 2023 tidak ditemukan ada perkembangan yang memungkinkan kasus itu diproses hukum dari sisi kepabeanan, Satgas TPPU membuka peluang itu didalami oleh Bareskrim Polri.

“Tentunya (jika ditangani Bareskrim), tindak pidana asalnya berbeda karena kami menduga ada tindak pidana bidang pertambangan yang dilakukan tanpa izin, tentunya emas, atau mungkin kalau nanti teman-teman Bareskrim menemukan tindak pidana lainnya di luar itu, ya tentu akan ditindaklanjuti. Tetapi, kita lihat sampai nanti minggu pertama November,” kata Sugeng.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan Satgas TPPU dan PPATK dalam laporan terbaru kepada dirinya, menunjukkan kasus transaksi mencurigakan Rp189 triliun terkait eksportasi emas yang melibatkan instansi di Kementerian Keuangan masih belum tuntas. (IP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MK Tolak Permohonan Sengketa Pilpres Pasangan 01 dan 03
LIVE | MK Bacakan Putusan Sidang Sengketa Pilpres 2024
KPU: Hasil Pemilu 2024 tak akan Dibatalkan
Pemerintah Segera Bentuk Satgas Terpadu Pemberantasan Judi Online
PWI Minta Ilham Bintang dan Timbo Siahaan Ditegur Keras, Ini Jawaban Dewan Kehormatan
Diduga Korupsi Danah Hibah BUMN, Wilson Lalengke: Bubarkan PWI Peternak Koruptor
Bocor! PWI Pusat Minta Ilham Bintang dan Timbo Siahaan Diberikan Peringatan Keras
TNI dan Polri Terus Bersinergi di Papua Barat

Berita Terkait

Kamis, 28 Maret 2024 - 05:33 WIB

Sidang Perdana Sengketa Pilpres Perkara Nomor 1/PHPU.PRES-XXII/2024

Sabtu, 9 Maret 2024 - 12:32 WIB

Begini Pesan Dekan 142 Mahasiswa FEBI Yudisium

Selasa, 6 Februari 2024 - 23:23 WIB

Ketua TKN Aceh Mualem Apresiasi dan Dukung Penuh Capres Prabowo-Gibran

Jumat, 29 Desember 2023 - 01:27 WIB

Ir.H. Ardimartha Sekda Nagan Raya Melakukan Kunjunga Posko Nataru

Sabtu, 18 November 2023 - 09:31 WIB

Kebahagian Seorang Jurnalis Saat Anaknya Raisa Azkita Diwisuda Universitas Syiah Kuala Predikat Terbaik

Sabtu, 4 November 2023 - 20:01 WIB

Penjabat Bupati Aceh Timur dan seluruh Kepala Daerah se-Indonesia Menerima Arahan Dari Presiden Jokowi

Rabu, 25 Oktober 2023 - 21:16 WIB

Buka Bimtek Pengelolaan DAK 2023, Kadisdik: Pembangunan Harus Menunjang Proses Belajar Mengajar

Kamis, 12 Oktober 2023 - 02:52 WIB

Partai Buruh Indonesia dan Presiden Jokowi serukan diakhirinya konflik Israel Palestina

Berita Terbaru

ACEH TIMUR

Kapolres Aceh Timur Pantau Proses Seleksi Penerimaan Anggota Polri

Selasa, 23 Apr 2024 - 15:10 WIB

GAYO LUES

Babinsa Desa Reje Pudung Bantu Bersihkan Rumah Warga

Selasa, 23 Apr 2024 - 14:11 WIB