oleh

Sapri Gumara dan anggota Komisi D DPRK Bener Meriah Sambangi Puskesmas Lampahan

UPDATE COVID-19 NASIONAL

Global

3293
Confirmed
280
Deaths
252
Recovered

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Sejumlah anggota DPRK Kabupaten Bener Meriah dari komisi D yang membidangi kesehatan, melakukan kunjungan dadakan ke Puskesmas Lampahan guna memastikan pelayanan medis di Puskesmas tersebut, seiring banyaknya keluhan masyarakat terkait seringnya tidak ada dokter, dan dokter masuk jam kerja tidak tepat waktu. Akibatnya banyak pasien di Puskesmas tersebut, harus menunggu lama bahkan terkadang dokternya tidak ada sama sekali di tempat tugas.

Menyikapi keluhan masyarakat tersebut. Sapri Gumara beserta anggota komisi D lainnya langsung menyambangi Puskesmas Lampahan Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah, guna memastikan pelayanan medis di Puskesmas yang telah berakreditasi Madya tersebut.

Kepala Puskesmas Lampahan Rizal.SKM menjelaskan. Jumlah dokter umum yang ada di puskesmas Lampahan sebanyak 5 orang. Tiga diantaranya adalah tenaga kontrak dan dua lainnya adalah Pegawai Negeri Sipil. Rizal, SKM juga menjelaskan terkait domisili para dokter, ada sebagian berada di luar Kabupaten Bener Meriah, dan sebagian lagi ada yang tinggal di Kabupaten Bener Meriah. Sementara teknis kerja semua dokter dilakukan secara bergantian atau Sip.

Menjawab pertanyaan anggota dewan yang di sampaikan masyarakat tentang seringnya dokter terlambat masuk. Menurut Kapus Rizal SKM hal ini di sebabkan akibat jauhnya domisili para dokter dengan tempat mereka bertugas yaitu Puskesmas lampahan. Ia juga menyebutkan hanya satu dokter yang berdomisili di Lampahan.

Sapri Gumara juga mempertanyakan bagaimana cara menangani pasien pada malam hari terlebih di instalasi Gawat darurat. Sejumlah para medis yang sedang bertugas mengatakan Terkadang kami terpaksa menghubungi dokter melalui Hp Seluler.

Mendengar jawaban para medis yang sedang bertugas, selanjutnya para anggota dewan kemudian mempertanyakan apa tidak ada rumah dinas untuk dokter di Puskesmas Lampahan. Menyahuti pertanyaan yang di sampaikan Sapri Gumara. Kepala puskesmas Rizal SKM selanjutnya mengajak anggota dewan yang terhormat untuk melihat rumah dinas yang berada di Puskesmas Lampahan.

Pantauan media ini, terlihat bangunan baru, masih kosong tanpa ada mobiler dan perlengkapan lainnya. Menurut Rizal (kapus) biasanya rumah dinas dokter jika hendak di tempati oleh seorang dokter, sebagai mana biasa, dokter yang bersangkutan yang akan membawa perlengkapan sendiri. Akan tetapi faktanya rumah dinas yang telah siap di bangun sampai sekarang belum di tempati. Akibatnya Puskesmas Lampahan sering kekosongan dokter pada waktu malam hari.

Kapus Rizal SKM juga menambahkan. Berdasarkan kesepakatan dokter umum yang ada di Puskesmas Lampahan. Rumah dinas tersebut selanjutnya di jadikan sebagai rumah tunggu dokter yang bertugas. Akan tetapi dengan kondisi rumah yang plong tanpa perlengkapan apapun, apakah memungkinkan dokter yang bertugas menempatinya ?

Disisi lain juga mencuat terkait mencoloknya jumlah instensip dokter yang bertugas di Puskesmas dengan dokter yang bertugas di RSU seperti di RSU Muyang Kute. Berdasarkan penuturan wein Mimija Kusumandana yang juga mantan seorang dokter yang kini telah beralih profesi menjadi seorang anggota legeslator. Untuk dokter yang bertugas di Puskesmas hanya di hargai senilai Rp 20.000 (dua puluh ribu) sedangkan bagi dokter yang bertugas di RSU biasanya mencapai angka Rp 100.000 ( seratus ribu rupiah). Akan tetapi menurut Wein Mimija Kusumandana hal tersebut merupakan aturan pusat.

Penjelasan tersebut langsung di timpali oleh Sofyan anggota DPRK Bener Meriah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan mengatakan, kalaupun tidak bisa di samakan, idealnya adalah Rp 50.000 (Lima puluh ribu rupiah). Ketusnya. Sementara ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bener Meriah sampai berita ini di terbitkan belum bisa di hubungi.

Untuk memastikan dan tidak lanjut dari keluhan masyarakat yang di sampaikan anggota dewan. Media Baranewsaceh.co mencoba untuk menghubungi Kadis Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Iswahyudi, SKM, M.Kep, lewat akun Whatshapnya.

Adapun menyikapi keluhan yang di sampaikan oleh masyarakat lewat anggota DPRK Bener Meriah. Kadis Kesehatan Iswahyudi mengatakan hal tersebut sudah di musyawarahkan bersama dengan dokter yang bertugas di Puskesmas Lampahan.

Menutup kunjungan dadakan anggota komisi D DPRK Bener Meriah di Puskesmas Lampahan. Sapri Gumara ketua komisi D berharap, semoga para dokter yang bertugas di Puskesmas Lampahan dapat menjalankan tugasnya dengan disiplin, agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat yang ingin berobat. Pungkasnya. (Dani).

[COVID-19]

News Feed