oleh

Sambangi Rumah Tak Layak Huni (RTLH), IPAMATRA: Pemkab Gayo Lues Harus Peka

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Kecamatan Terangun (IPAMATRA) mendatangi rumah seorang janda perempuan bernama Ibu Seri berusia sekitar 53 Tahun di Desa Telege Jernih Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Dalam kunjungan tersebut pengurus IPAMATRA didampingi langsung oleh PLT pengulu (Kepala Desa) Telege Jernih bapak Asmadi SE, menurut keterangan beliau saat ini Ibu Seri sudah memiliki KTP Desa Telege Jernih sejak 4 bulan lalu.

Kondisi tempat tinggal ibu Seri sangat tidak layak huni dapat kita bayangkan seorang janda tua tinggal di dalam rumah yang hanya berukuran tiga kali dua meter saja, di dalam rumah kecil dan sempit itu ibu Seri harus tidur sendiri, di dalam ruangan tersebut pula ibu itu masak dengan menggunakan tungku dan kayu bakar.

Dengan umur yang sudah renta dan kesehatan yang tidak begitu baik lagi ibu Seri juga tidak memungkinkan untuk mendapatkan penghasilan sehari-hari, sedangkan untuk kebutuhan makan Ibu Seri hanya dapat mengandalkan donasi dan bantuan dari tetangga sekitar tempat tinggalnya. Hal ini dibenarkan oleh tetangganya dan juga bapak Asmadi, SE selaku pengulu kampung.

Pengurus Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Kecamatan Terangun (IPAMATRA) melalui sekretaris umumnya Ahmad Amien mengatakan Minggu, 5 Juli 2020  , “sangat disayangkan di saat negeri ini sudah merdeka selama puluhan tahun tapi masih ada rakyat yang kondisi kehidupannya sangat sangat memprihatinkan. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya saja beliau tidak bisa, kita yakin masih banyak “ibu seri lain” di negeri ini. Ini bukan persoalan baru, saya yakin di daerah lain masih ada rakyat yang nasipnya sama dengan ibu Seri ini.

Dalam kondisi seperti ini seharusnya pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam hal ini, wajib turun tangan langsung. Peka sedikit. Sapa dan sentuh dengan program yang dapat membantu rakyat kecil.

Saat melakukan advokasi tadi, pengurus IPAMATRA yang hadir sempat diliputi rasa haru melihat keadaan ibu seri yang amat memprihatinkan dan mengiris hati orang yang melihatnya. Saya rasa siapapun yang melihat keadaan Ibu Seri seperti tadi pasti akan merasa tersentuh, maka dari itu kami harapkan sekali lagi kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui instansi terkait baik Dinas PUPR dan Dinas Sosial untuk dapat terjun langsung melihat keadaan Ibu Seri untuk selanjutnya dibangunkan rumah yang layak untuk dihuni selayaknya rakyat biasa. Karna kami menganggap saat ini pemerintah tidak tau, bukan tidak mau membantu. Maka dengan adanya berita ini saya rasa tidak ada lagi alasan pemerintah untuk tidak membantu ibu Seri” tutup Ahmad Amien. (RED)

News Feed