oleh

Rp 145 Juta Bantuan Koperasi Eksportir Kopi Untuk Biaya Penanganan Covid 19

Bener Meriah Baranewsaceh.co –
Melalui program pengembangan premium fair trade tahun 2020. Sejumlah Koperasi yang bergerak di bidang eksportir kopi menyerahkan bantuan sejumlah Rp 145.000.000 (seratus empat puluh lima juta) untuk kegiatan penanganan pandemi Covid 19 di Kabupaten Bener Meriah. Bantuan di serahkan langsung oleh pengurus koperasi Permata Gayo Djumhur dan di terima oleh Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi. Sementara acara penyerahan bantuan untuk penanganan Covid 19, berlangsung di Aula Setdakab Bener Meriah. Kamis (02/04).

Rasa kepedulian dari sejumlah Koperasi yang bergerak di bidang eksportir kopi sangat beralasan mengingat wabah virus COVID19 memberikan dampak yang luas, seluruh sektor terdampak. Mulai dari pedagang kecil hinga keberbagai sektor industri. Penghentian aktivitas terjadi dimana-mana dan di seluruh dunia. Work From Home (WFH) menjadi pilihlhan untuk mencegah penyebaran virus. Akan tetapi tidak semua sektor bisa dilakukan WFH, Seperti di sektor transportasi misalnya, tetap membutuhkan aktivitas fisik yang bersentuhan langsung.Terganggunya sektor transportasi, berdampak pada sektor produksi seperti aktivitas ekspor dan impor.

Dampak itu kini mulai dirasakan di dataran tinggi Gayo termasuk di Kabupaten Bener Meriah. Disamping persoalan transportasi (ekspor), persoalan dihentikannya aktivitas penjualan seperti gerai-gerai kopi akan segera berdampak pada seluruh sektor yang ada di Kabupaten Bener Meriah.

Ditengah kesulitan yang demikian masif, ternyata masih ada 7 Koperasi pengekspor kopi yang peduli dengan kesulitan yang sedang dihadapi oleh para petani Kopi.

Melalui Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Koperasi Permata Gayo, Koperasi kopi Wanita Gayo, Koperasi Mutiara Gayo, KBQ Baburayan, Koperasi Gayo Nusantara, KSU Gayo Antara dan Koperasi Buana Mandiri bahu membahu menyumbangkan dana sebesar Rp.145. 000.000 sebagai bantuan penanggulangan COVID – 19 di Kabupaten Bener Meriah.

Sayutiman, Kepala Dinas Koperasi Bener Meriah saat di konfirmasi oleh media ini menyebutkan. Komunikasi yang selama ini dibangun dengan seluruh stake holder terjaga cukup baik, Kami hanya dapat memberikan pembinaan dan pendampingan bagi dunia usaha khususnya Industri Kopi di Bener Meriah. ‘Saya sangat terharu dalam kondisi sulit seperti ini, bukan hanya bagi masyarakat tapi juga bagi Koperasi itu sendiri ternyata mereka masih bersedia memberikan sumbangannya melalui Pemerintah daerah yang diterima langsung oleh Bupati Bener Meriah.

Sementara itu Djumhur, pengurus Koperasi Permata Gayo mewakili ke tujuh Koperasi dalam penyerahan bantuan di Aula Setdakab Bener Meriah menyebutkan, sumber bantuan diambil dari Premiun Fairtrade untuk penanganan Pandemi Covid 19 di Kabupaten Bener Meriah. Selanjutnya Djumhur berharap agar dapat terjalin kerja sama dalam menangani dampak Pendemi ini untuk menjaga produksi kopi Gayo kedepan.

Saat ini ada beberapa buyer yang menunda pengiriman meski kami Sudah mengantongi kontrak, hal ini akan berpengaruh pada penerimaan, Kopi sudah ready, tapi tidak dapat dikirim.

Selanjutnya, Djumhur menambahkan, Kami para eksportir sangat berharap proses dokumen agar dapat dipermudah, kami sangat berharap pengurusan dokumen seperti Surat Keterangan Asal dapat di urus di Bener Meriah, menginggat selama ini kami Hanya dapat mengurus ke Provinsi Aceh atau ke Takengon, Aceh Tengah.

Memang saat ini seluruh proses sudah dilakukan secara online, namun dengan tersedianya berbagai alternatif pengurusan dokumen tentunya akan sangat mempermudah kami, kalau ada kendala Jaringan di Provinsi kami bisa tetap mengurus di Bener Meriah, imbuhnya.

Disisi lain Bupati Tgk Sarkawi sangat mengapresiasi apa yang telah di lakukan oleh sejumlah koperasi yang bergerak di bidang ekpor kopi. Dalam situasi seperti ini masih ada koperasi yang peduli dan mau berbagi untuk penanganan Covid 19 di Kabupaten Bener Meriah. Atas nama pemkab Bener Meriah, Kami ucapkan terimakasih. Pungkasnya. (Dani).

News Feed