Rembuk Staunting,  Alhudri : TIM Penangan Stunting Harus  Bekerja Maksimal dan Ikhlas Menurunkan Stunting

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 10 Agustus 2023 - 00:13 WIB

50543 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Tim Penangan Stunting dimintah kerja maksimal dan Ikhlas. Jadikaan pekerjaan  penangan stunting sebagai ladang ibadah. Apalagi yang mengalami stunting merupakan keluarga yang tidak mampu, Sebut PJ Bupati Gayo Lues   Drs Alhudri pada rapat rembuk stunting pada rabu 09/08/23 di Off Room Setdakab Gayo Lues,

Kegiatan dihadiri PLT Kepala Perwakilan BNKKBN Aceh Husni Tamrin. SE , PJ Bupat Gayo Lues Alhudri, Forkompimda , jajaran SKPK terkait.

Pada rapat tersebut PJ. Bupati  Gayo Lues Drs, Alhudri . MM mengatakan  Alhudri dengan bebagai upaya dan program  penangan Stunting . Mulai dari  nentong  sudere , Jumat Jurhat. Posyandu bapak Asu , sosialisasi  kemasyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angkah Stunting di Gayo Lues memang sudah mengalami penurunan  . sesuai dengan hasil survei  SSGI ( studi Status Gizi Indonesia ) tahun 2021 dari 42,9  persen, dan pada tahuan 2022 dari hasil survei SSGI angka prevalenzi stunting  kabupaten Gayo Lues menurun menjadi 34,6 persen. Namun Alhudir menekankan kembali agar tahun ini  angkah stunting Gayo Lues bisa diturunkan kembali bila perlu zero.

Alhudri memintah semua program penanganan  dan pencegahan stunting di tingkatkan . semua pihak yang masuk dalam TIM bisa bekerja dengan ikhlas.

“Penangan Stunting kerja sosial jadikanlah kerja penangan Stunting sebagai ladang ibadah. Kerjalah dengan ikhlas agar mendapatkan hasil yang maksimal”.  Harap  Alhudri

PLT. Kepala Perwakilan  BKKBN Aceh Husni Tamrin menyebutkan saat ini BKKBN fokus pada penangan stuntinng, terutama dalam pencegahan stunting sejak dini, pencegahan di lakukan pada pasangan muda.  Agar dapat  melahirkan balita yang sehat , cerdas dan kuat.

“Semua di awali dari sosialisasi pencegahan pernikahan dini,  menjaga kesehatan pasangan mudah memberikan edukasi kesehatan reproduksi.  memperhatikan gizi yang seimbang . prilaku hidup bersih dan mengkomsumsi obat tambah darah. Terang Husni.

Husni menyebutkan Penangan stunting tidak lagi melihat pada anak stuting  tetapi fokus pada pencegahan yang bisa menambahkan  peningkatan jumlah anak stunting yang di akibatkan terlahir dengan kekuranga gizi  dan mengakibatkan gizi buruk. ( bang Yudi  )

Berita Terkait

Motivasi Petani, Babinsa Pos Ramil Dabun Gelang Ikut Mencangkul di Lahan Bawang Merah
Upacara Pemakaman Secara Militer Alm. Lettu Inf Zunaidi
Belasan Hektare Sawah  Masyarakat Kampung Cane Toa di Terjang Banjir
Sinergi TNI Bersama Rakyat, Babinsa Bantu Bangun Rumah Warga
Wartawan Modus Aceh Dirmanto Tutup Usia di Gayo Lues, Pimpinan Bara News Sampaikan Ucapan Duka Cita
Tradisi Bersih Pemakaman Jelang Bulan Ramadhan, Wujud Penghormatan dan Semangat Gotong Royong
Reje Rempak Susun Tidak Berharap Adanya Berdebatan Soal Adat di Gayo Lues
Bupati & Wakil Bupati Gayo Lues Hadiri Pelantikan Kepala Daerah di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 01:55 WIB

Gelar Seminar Nasional: LBH DPP LSM KOREK dan FH Unikom, Kritik Draft RKUHP Potensi Timbulkan Gesekan Antar Pancawangsa

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:11 WIB

Kakanwil Ditjenpas Maluku Utara Silaturahmi ke Kediaman Sultan Tidore, Perkuat Sinergi dan Kemitraan

Rabu, 26 Februari 2025 - 02:00 WIB

Mendagri: Retret Mampu Bangun Ikatan Emosional Antar-Kepala Daerah

Rabu, 26 Februari 2025 - 01:57 WIB

Usulan Amnesti untuk Napi KKB telah Disampaikan ke Presiden

Rabu, 26 Februari 2025 - 01:54 WIB

Efisiensi Anggaran, Mendagri Terbitkan SE Penyesuaian APBD

Rabu, 26 Februari 2025 - 01:50 WIB

Wamendagri: Retret Kepala Daerah untuk Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan

Rabu, 26 Februari 2025 - 01:47 WIB

Ketua Bawaslu RI: Politik Uang Jadi Musuh Utama Demokrasi

Rabu, 26 Februari 2025 - 01:46 WIB

Mendagri: Kepala Daerah Perlu Belajar soal Akmil

Berita Terbaru