oleh

Realita Penerapan Fungsi Partai Politik Sebagai Sarana Sosialisasi Politik

Shaumi Maghfirah, (sekbid Litbang) mahasiswa Program Studi Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry

Oleh : Shaumi Maghfirah, (sekbid Litbang) mahasiswa Program Studi Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry

Seringkali kita dapatkan banyaknya masyarakat di Indonesia khususnya di Aceh yang masih memiliki sudut pandang bahwa segala yang berkaitan dengan politik adalah suatu hal yang sangat buruk. Bahkan untuk mendalaminya saja rasanya begitu enggan dan malas, walaupun masih ada rasa ingin tahu sedikit tentang politik. Budaya politik terasa sulit berkembang jika dari masyarakat sendiri masih memandang bahwa politik bagai suatu hal yang seram dan tak perlu didalami. Padahal dengan politik sendiri mampu mengubah nasib masyarakat apabila dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Oleh karena itu perlunya sebuah sosialisasi politik bagi masyarakat untuk mengubah sudut pandang buruk akan politik dan partai politik merupakan jawaban dari permasalahan tersebut. Partai politik merupakan suatu  kelompok teorganisir yang para anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, serta cita-cita yang sama dengan tujuan untuk memperoleh kekuasaan politik. Partai politik sendiri memiliki beberapa fungsi, salah satunya sebagai sarana sosialisasi politik yang berarti melalui partai politik, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan dan orientasi terhadap fenomena atau pengetahuan seputar politik.

Secara teori yang ada, partai politik memiliki peran dalam mensosialisasikan segala hal yang berkaitan dengan politik kepada masyarakat dengan tujuan masyarakat bisa mengetahui dan terbiasa dengan perpolitikan yang ada. Karena hal tersebutlah sosialisasi politik ini dianggap sebagai faktor penting dalam membentuk budaya politik di sebuah bangsa. Tetapi yang menjadi permasalahannya sekarang belum ada partai politik yang benar-benar melakukan fungsinya sebagai sarana sosialisasi politik kepada masyarakat.

Banyaknya partai politik sekarang hanya berfungsi sebagai suatu kendaraan yang membawa personal meraih kekuasaan yang mereka inginkan. Padahal masyarakat butuh sosialisasi mengenai politik. Karena kurangnya sosialisasi politik menyebabkan masih banyaknya masyarakat seolah buta terhadap politik dan memiliki mindset yang buruk-buruk saja terhadap politik. Sudah seharusnya partai politik harus hadir ditengah masyarakat untuk mengubah cara pandang tersebut.

Penulis berharap kedepannya partai politik mampu mewujudkan fungsi-fungsinya sehingga mampu membentuk budaya politik yang kuat ditengah-tengah masyarakat.  Kemudian tak ada ruginya bagi partai politik jika melakukan sebuah sosialisasi politik kepada masyarakat, bahkan dengan hal tersebut malah bisa menaikkan pamor partai dan ini akan berdampak baik bagi eksistensi partai seterusnya di dalam masyarakat. Dan tak hanya itu, hal tersebut juga mampu membawa masyarakat lebih peka terhadap fenomena politik sekitar serta mampu menjadikan masyarakat yang lebih berkembang di masa yang akan datang.

News Feed