oleh

Rasanya Genancing, Durian Asal Pining Jadi Incaran

 

Laporan  : Bambang Yudi

GAYO LUES, BARANEWS ACEH.CO | Kota Blangkejeren banjir durian,   Duren dari berbagai daerah setiap harinya terpampang disepanjang jalan kota baik dengan lapak seadanya ada pula yang langsung menggunakan kendaraan, Duren berasal  dari Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara  dan ada pula yang berasal dari kecamatan Pining. Selain durian  manggis, langsat dan rambutan setia  mendapingi banjirnya buah durian di kota Blangkejeren.

Dari banyaknya Duren asal luar daerah,  durian Pining yang menjadi incaran masyarakat Kuta Blangkejeren. Durian-durian asal Pining tidak tertalu besar tetapi memilki rasa yang luar biasa. Para peminat dan pencinta durian sering mengatakan , “kecil-kecil Durian Pining tetapi rasanya Genancing ( Tidak Ada duanya) “ itulah sebabnya durian Pining selalu diburuh oleh masyarakat Blangkejeren. Bila belum  merasakan durian asal Pining belumlah  sempurna rasanya pada musim durian tahun ini.

Idah (35)  salah-satu ibu rumah tangga penikmat durian saat membeli durian 01/09/21 di kota Blangkejeren mengatakan sengaja mencari durian asal kecamatan pining, karen arasanya tidak penah mengecawakan duren asal pining masaknya tulen. Tidak ada setengah masak seperti durian-durian asal Kutacane rasanya lain seperti durian di karbit. Kalaulah ada busuk itul hal biasa namanya saja buah.

Meskipun harganya sedikit mahal tetapi tidak mengecewakan biar kecil durian pining nikmat tidak duanya.  Bila tidak merasakan duren pining pada musim duren rasanya tidak sah musim duren tahun ini, semua orang Gayo Lues dipastikan sudah merasakan nikmatnya durian Pining.

Salah satu penjual durian asal desa pasir Putih kecamatan Pining Aman Yanti (45) ( Bapaknya Yanti ) mengatakan selama musim durian tahun ini dalam sehari bisa menghabiskan seratus buah. Dengan keuntungan 250-sampai 350 ribu perhari. Durian-durian asal pining di bawahnya menggunakan kenderaan roda dua.

Pendapatan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya tahun ini sedikit mengalami penurunan. Panen durian tahun ini bersamaan dengan duren asal Kutacane sehingga penjual durian Pining tidak bisa menaikan harga. Harus mengikuti pasaran meskipun durian kita di senangi oleh masyarakat, bila terlalu mahal tidak ada yang beli.   Diakui ada perbedaan harga sedikit dari durian luar daerah, dengan durian  asal pining yang  lebih mahal karena rasanya tidak mengecewakan pembelinya.

Durian asal kecamatan Pining lebih nikmat karena memiliki usia batang yang sudah berumur ratusan tahun. Batang –batang durian tumbuh dengan sendirinya kebanyakan tidak ditanam . tumbuh secara liar bibitnya di bawak oleh gaja –gaja liar yang pada masanya berkeliaran di sepanjang hutan dipinggiran kampung milik warga. Saat di buka lahanya sudah ada duren inilah yang membuat durian asal pining lebih genancing. Sebut Aman yanti ( Yud )

News Feed