oleh

Rapat Forum Komunikasi Dengan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | BPJS Kesehatan berupaya tingkatkan jaminan pelayan kesehatan terhadap masyarakat pada umumnya dan terhadap para Pekerja pada khususnya. Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Gayo Lues, Deni Wayudi adakan rapat forum komunikasi dengan pemangku kepentingan tingkat Kabupaten Gayo Lues, Kamis (8/4/2021) di ruang kerja Bupati.

Tujuan umum diadakannya rapat forum komunikasi ini adalah untuk mendapatkan solusi dari beberapa persoalan yang dihadapi serta memitigasi resiko yang akan terjadi, tercapainya komunikasi yang baik, tercapainya pemahaman yang sama, terwujudnya partisipasi pemda dalam mendukung program JKN-KIS, mempermudah koordinasi antar instansi yang terkait serta mengharapkan adanya dukungan konkrit forum untuk validasi data peserta JKN dan memastikan ketersediaan anggaran tepat waktu dalam pembayaran iuran JKN pada khususnya.

Pada kesempatan ini, Deni menyampaikan beberapa hal yang akan dibahas dalam rapat ini diantaranya terkait valisasi data kepesertaan JKN, Iuran JKN, Akun Media Resmi BPJS Kesehatan, Dashboard Pemda serta diskusi dan rekomendasi forum. Terkait Valisasi data kepersertaan JKN ia menyampaikan untuk wilayah Kabupaten Gayo Lues sendiri masih ada beberapa peserta yang NIK nya tidak valid, sehingga ia berharap melalui forum komunikasi ini Pemerintah Daerah turut serta dalam upaya mengatasi hal tersebut, agar nantinya masyarakat dapat menikmati pelayanan kesehatannya sesuai dengan yang diharapkan, selanjutnya terkait Iuran ia juga menghimbau agar kedepan iuran dapat dibayar sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan demi lancarnya proses pelayanan kesehatan.

Lebih lanjut, Terkait jumlah pekerja yang didaftarkan, ia berharap agar badan usaha yang telah melalukan registrasi, untuk mendaftarkan jumlah pekerjanya sesuai dengan keadaan yang sebenarnya guna kepentingan pekerja demi adanya jaminan keselamatan dan kesehatan kerja apabila suatu waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Di tahun 2021 ini, BPJS Kesehatan telah membuka donasi bagi siapa saja untuk membantu melunasi tunggakan-tunggakan peserta JKN sehingga kedepan setiap peserta tidak lagi mempunyai kendala terhadap pelayanan kesehatannya dan Pemerintah juga telah mengeluarkan regulasi dan bantuan iuran untuk peserta mandiri kelas III, dalam hal ini peserta hanya membayar 35.000 rupiah dalam pelayan kesehatannya dan untuk selebihnya akan disubsidi oleh pemerintah. “tambahnya”

Terakhir, Asisten III Bambang Waluyo menegaskan agar kedepan kita semua selalu melakukan koordinasi dan kerja sama antar sesama pihak terkait agar Data Pelayanan Kesehatan bagi peserta dapat akurat, iuran tepat dan jaminan terlindungi.

 

 Elli Putri Wahyu

News Feed