oleh

PT. Kencana Hijau Klarifikasi Terkait Tuntutan Asosiasi Getah Pinus Gayo

 

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | PT. Kencana Hijau Klarifikasi terkait tuntutan Asosiasi Getah Pinus Gayo yang menyampaikan tuntutannya melalui audensi bersama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Hendra Budian, SH diruang Wakil Ketua DPRA, pada Rabu (2/6/2021 kemarin.

Dalam pernyataan tertulisnya melalui perwakilan Humas PT. Kencana Hijau Azwir Arigayo mengatakan, pertama, terkait tuntutan Asosiasi Getah Pinus Masyarakat Gayo yang menginginkan Instruksi Gubernur Aceh masalah kegiatan usaha pemanfaatan getah pinus yang dianggap sangat merugikan masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor tersebut.

“Di sini ingin kami sampaikan bahwa, instruksi Gubernur tidak merugikan siapapun, justru mempermudah investor untuk membangun pabrik diwilayah Aceh agar perekonomian masyarakat bisa tumbuh dan semakin berkembang kedepannya,” ujarnya Minggu (06/05/2021).

Kedua masalah moratorium 30% yang digemborkan, di sini pihak PT Kencana kembali mempertanyakan dasar hitungannua.

“Yang ingin kami tanyakan hitungan dasarnya dari mana, dan siapa yang tahu hitungan keseluruhan hasil getas Pinus? Sementara pabrik yang sudah aktif ada dua di Aceh, satu kencana di Gayo Lues, kedua Internusa di Aceh Tengah masih kekurangan bahan baku dan masih mendatangkan dari luar daerah, salah satunya Padang, dan kenapa asosiasi tersebut tidak memikirkan untuk mengembangkan pabrik yang ada,” katanya.

Sementara untuk masalah PAD pihak PT. Kencana lebih sepakat untuk dievaluasi oleh Pemerintah dan pihak terkait lainnya sebagaimana semestinya.

“Demikian klarifikasi ini kami sampaikan, semoga semua pihak dapat memaklumi dan mengedepankan profesionalitas dalam bekerjasama demi kepentingan perekonomian masyarakat Gayo, khususnya,” Ungkapnya. (RED)

News Feed