oleh

PT. Bangun Setia Persada -Simalungun , Salurkan Gas 3 Kg Subsidi Ke Wilayah Kota Medan

Medan |  PT. “Setia bangun persada “yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang usaha perdagangan untuk penyaluran gas 3 kg bersubsidi untuk masyarakat miskin di wilayah kerja kabupaten simalungun propinsi sumatra utara di duga telah menyimpang dari perjanjian kontrak kerja penyaluran gas 3 kg bersubsidi sesuai yang telah disepakati.

Hal ini terbukti setelah tim media dan Lsm memperogoki mobil pengangkutan gas elpiji 3 kg dengan nomor polisi BK 8832 SK meluncur masuk wilayah tebing tinggi dan laju memasuki pintu tol rambutan – tebing tinggi menuju ke arah Medan . Tim media dan Lsm dengan mengenderai Mobil lalu mengikuti arah tujuan mobil pengangkutan gas elpiji 3 kg bersubsidi tersebut. Setibanya di pintu tol Mabar /Kim tiba -tiba mobil pengangkutan gas 3 kg BK 8832 SK milik PT. setia bangun persada keluar dari pintu tersebut.

Setelah keluar pintu tol Mabar seketika itu tim media dan Lsm menghentikan mobil pengangkutan gas 3 kg bersubsidi tsb dan mempertanyakan kepada supir…. Mau dibawa kemana gas 3 kg bersubsidi ini? Lantas sang supir menjawab….. saya hanya pekerja dan disuruh membawa gas 3 kg ini ke wilayah KIM sembari menelpon seseorang dan tidak berapa lama tiba -tiba beberapa orang datang diduga pengawas atau backing gudang dari oknum aparat tesebut menghampiri awak media dan Lsm mengatakan bahwa mereka juga sudah ada kordinasi dengan media dan lsm di wilayah Kim ini .

Merasa kurang nyaman atas kehadiran orang -orang suruhan yang diduga menggunakan oknum aparat dari pemilik gudang di wilayah kim ini, tim media dan Lsm meninggalkan tempat dan menghubungi no telp yang tertera di mobil pengangkutan gas 3kg milik PT. Setia bangun persada -Simalungun, tiba -tiba terdengar suara laki -laki dengan lantang nya mengatakan bahwa bapak silahkan expose saya tidak takut..dari ucapan bapak ini ada menyinggung -nyinggung anggota DPR . Kami tidak memahami apakah gudang ini milik anggota DPR atau ada anggota DPR sebagai backing di perusahaan ini.

Kepada Aparat penegak hukum agar menindak tegas pengusaha nakal seperti ini , karna pidana nya sudah jelas tertuang Di UU No 11 tahun 2020 , pasal 55 tentang cipta kerja ( omnibuslaw) yang mengatakan ” Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan /atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas dan atau liquefied petroleum gas yang disubsidi pemerintah dipidana…. Penjara paling Lama 6 tahun dan denda paling tinggi 60 milliar.
Ketua DPC LSM LPPAS-Ri , S. Barus di Tebing tinggi angkat bicara…. Atas permasalahan, diminta….

Kepada pemerintah kabupaten
Simalungun melalui dinas Perdagangan kabupaten simalungun diminta untuk mengambil sikap tegas kepada PT. Setia bangun persada Karna perusahaan ini diduga telah mengangkangi perjanjian kontrak untuk penyaluran gas 3 kg bersubsidi dan bila perlu mencabut izin salur perusahaan tsb. Kepada PT. PERTAMINA…
diminta untuk evaluasi setiap perusahaan penyalur gas bersubsidi Karna gas 3kg milik masyarakat miskin…. Bukan untuk dibisniskan untuk mencari keuntungan yang berlipat ganda ,tegas simon.

Team.

 

Jangan Lewatkan