oleh

Proses Pengolahan Ikan Asin

 

 Penulis : Nanda Safira

Mahasiswi IAIN Langsa

Jurusan Manajemen Keuangan Syariah

Ikan hasil dari tangkapan para nelayan tidak dijual semuanya dalam bentuk ikan segar, bahkan ada juga yang dijual dalam bentuk ikan yang sudah di awetkan atau bisa disebut sebagai ikan asin, ikan asin merupakan ikan yang cukup enak dimakan sebagai lauk dan memiliki jumlah penggemar yg lumayan banyak dikarenakan harganya yg relatife murah di bandingkan dengan harga ikan segar.

Di desa Kuala Langsa kecamatan Langsa Barat kabupaten Langsa provinsi Aceh, ikan asin yang banyak di olah adalah jenis ikan tenggiri.

Menurut ibu Nusiah, selaku warga Kuala Langsa, pembuatan ikan asin membutuhkan waktu kurang lebih lima hari apabila cuacanya panas tapi jika cuacanya hujan  maka akan membutuhkan waktu kurang lebih seminggu.

Proses pembuatan ikan asin diawali dengan pemilihan ikan dari hasil tangkapan para nelayan, biasanya ikan asin yang di pilih adalah ikan yang berada di tumpukan paling bawah dikarenakan ikan tersebut lebih mudah di olah. Selanjutnya, ikan-ikan tersebut di bersihkan dan di cuci hingga bersih lalu dimasukkan ke ember yang berisi air garam, kemudian di diamkan tiga hari tiga malam, setelah itu maka ikan tersebut di angkat dan di masukkan ke ember yang berisi air bersih untuk di bilas.

Ikan-ikan yang sudah selesai di bilas di susun di atas anyaman bamboo untuk di jemur di bawah terik matahari. Sebelum di susun diharuskan untuk memeriksa kembali isi perut ikan tersebut apakah masih tertinggal sisa-sisanya atau tidak, proses penjemuran memakan waktu kurang lebih dua hri jika cuacanya tidak hujan, ketika musim hujan maka proses penjemurannya akan memakan waktu lama.

Jangan Lewatkan