oleh

Program Perluasan Areal Tanaman Baru (PATB), Dinas Pertanian Aceh Tenggara Terindikasi Syarat Masalah

Saat di Konfirmasi kepada 5 Ketua BPP Kecamatan di Kantor BPP Babussalam. Rabu 13/10/2021.

 

Kutacane Bara News |  Program Perluasan Areal Tanaman Baru (PATB) sekitar 500 Hektar di Aceh Tenggara sumber dana APBN Pusat yang dikelola Melalui Dinas Pertanian setempat terindikasi syarat masalah demikian Informasi yang diperoleh Media ini di Kutacane Rabu 13/10/2021.

Program Perluasan Areal Tanaman Baru yang di Pokuskan pada Kegiatan Perluasan Areal Persawahan Tanaman Padi sekitar 500 Hektar.

Disebar pada 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Babussalam dengan Luas Lahan 100Ha, Bukit Tusam dengan Luas Lahan 100Ha, Darul Hasanah dengan Luas Lahan 100Ha, Semadam dengan Luas Lahan 130Ha dan Kecamatan Tanoh Alas dengan Luas Lahan 70Ha, di Kabupaten Aceh Tenggara.

Menurut sumber yang sama Kegiatan Perluasan Lahan Sawah ini disalurkan  melalui Badan Peyuluh Pertanian (BPP) masing-masing Kecamatan untuk menentukan Calon Penerima dan Calon Lahan (CPCL) Pada Desa dan Kelompok Penerima masing-masing.

Setiap Kelompok masing-masing memiliki anggota berkisar 30 s/d 35 orang anggota, yang terdiri dari 15 Kelompok Tani di Aceh Tenggara.

Adanya Indikasi syarat masalah dalam Program Perluasan Areal Tanaman Baru yang dikelola melalui Dinas Pertanian Aceh Tenggara tahun 2020 dengan Luas Lahan 500Ha ini, saat di Konfirmasi Kepada Kepala/Koordinator BPP Kecamatan di Kantor BPP Kecamatan Babussalam Rabu 13/10/21. Membenarkan adanya program Perluasan Areal Tanaman Baru di wilayah BPP masing-masing. dalam Kegiatan ini kata BPP hanya menentukan Calon Penerima dan Calon Lahan, dengan Luas Lahan 500Ha. yang di Sebar di 5 wilayah yaitu Kecamatan Babussalam, Semadam, Tanoh Alas, Darul Hasanah, dan Kecamatan Bukit Tusam.

Adapun barang yang kami terima melalui Kabit Pagan Dinas Pertanian Aceh Tenggara Ibu Rayani SE. Berupa Pupuk NPK Lodrin, Pupuk Jenis Cairan, Obat-Obatan Jenis Pestisida, Herbisida, dan Pungisida.tanpa merinci berapa volume yang di salurkan.

Sedangkan Benih Padi dan Biaya Pengolahan Lahan serta alat-alat Pertanian yang telah dijanjikan sampai hari ini belum jelas dan belum ada kami terima sama sekali tanpa alasan yang jelas dan kami tidak tau.

Sedangkan kata salah seorang Ketua BPP  Kelompok Tani Penerima Bantuan sudah membuat Buku Rekening Kelompok berdasarkan Arahan dari pihak Dinas.
namun katanya sampai sekarang Benih Padi dan Biaya Pengolahan Lahan yang dijanjikan tidak ada sama sekali diterima Kelompok. Kecuali barang berupa Pupuk obat-obatan tanpa merinci jumlahya berapa yang di terima setiap Kelompok.

Rayani SE. Kabid Pangan Dinas Pertanian Aceh Tenggara setelah beberapa kali di konfirmasi oleh Media ini, melalui pesan WA, belum bersedia memberikan Keterangan dan Konfirmasi Kecuali hanya memberi Keterangan bahwa itu dari Pusat dan tidak ada biaya Pengolahan Lahan dan Bibitnya dengan mengatakan (Malot Pakai Itu) jawabnya singkat. (Kasirin Sekedang.)

News Feed