oleh

Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim, MA Dukung Wacana Kadisdik Aceh Jadikan Sekolah Sebagai Lokomotif Penerapan Syariat Islam

 

BANDA ACEH, BARANEWS ACEH  – Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Imdonesia (ICMI) Aceh, Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim, MA, yang juga mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Banda Aceh menanggapi pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Al-Hudri terkait dengan wacana menjadikan sekolah sebagai lokomotif bagi penerapan Syaiat Islam di Aceh.

Dirinya mengatakan, “Pandangan Al-Hudri, Kadisdik Aceh yang ingin menjadikan sekolah sebagai lokomatif pendidikan di Aceh untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam sangat tepat dan perlu diapresiasi.”

Sekolah sebagai salah satu pusat pendidikan di samping keluarga dan masyarakat yang disebut dengan tresentris pendidikan, sangat tepat untuk dijadikan sebagai sarana pemantapan nilai-nilai Syariat Islam. Efektifnya pendidikan sekolah dikarenakan mempunyai sistem, terstruktur dan terukur atau tersistimatif sehingga hasilnya dapat diprediksi. Imbuhnya

Prof. Farid, menjelaskan, antara argumen yang berkesesuaian dengan pandangan Kadis Pendidikan adalah : Pendidikan itu mempunyai dua fungsi : transfer knowledge dan transfer of villue yaitu pembekalan ilmu dan akhlaq atau karakter.

“Pada usia sekolah anak didik disebut dengan usia pengembangan, jika tidak ditanamkan nilai-niai yang bermanfaat tentu akan masuk nilai-nilai negatif yang dapat merusak moral mereka. Generasi muda harus dibekali dengan ilmu pengetahuan di samping juga harus dibekali dengan ilmu-ilmu keislaman. Dalam hal lain, Aceh sebagai daerah Syariat Islam tentu harus memberi perhatian khusus terhadap pendidikan yang bernuasa Islam karna hal ini merupakan amanah Undang-Undang dan juga regulasi lainnya,” Jelas Prof. Farid, yang juga sebagai Ketua PW. Al Washliyah Aceh.

Prof. Farid, menambahkan, jika dikaitkan pada tujuan pedidikan nasional sangat linier dengan program menjadikan lembaga pendidikan sekolah sebagai media pembekalan peserta didik dengan ajaran Islam yg kaffah dan sarat nilai yang dianut masyatakat Aceh.

Di antara tujuan pendidikan nasional adalah menciptakan peserta didik yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaqul Karimah. Untuk mencapai tujuan tersebut tidak ada jalan lain kecuali menjadikan sekolah-sekolah sebagai ujung tombak atau lokomotif penerapan syariat Islam sebagai mana yang digagas Kadisdikbud Aceh, Alhudri. Tutupnya (RED)

News Feed