oleh

Pria Tidak Terima Teguran Personil Polsek Meurah Mulia : Akhirnya Dibacok Dengan Samurai Dan Saat Ini Diproses Hukum

 

Lhokseumawe, Baranewsaceh.co | Seorang pemuda berinisial ZF (29) warga desa Geulumpang Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Aceh Utara, melakukan penganiayaan dengan menggunakan samurai terhadap seorang polisi yang sedang bertugas. Penganiayaan yang disertai perampasan sebuah handphone ini terjadi hari Sabtu 9 Januari lalu sekira pukul 22.30 wib.

Setelah dua pekan buron Satreskrim Polres Lhokseumawe berhasil membekuk pelaku di tempat persembunyiannya di desa Lampulo Kuta alam Banda Aceh. Ketika ditangkap pelaku sedang berbaur dengan warga desa tersebut.

Konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIk MH yang didampingi Kasat Reskrim merilis kronologis kejadian yang berawal dari teguran korban akan aktifitas bermain wifi hingga larut malam yang telah menimbulkan keresahan warga di desa tersebut.

“Pada saat dilakukan peneguran dan pembubaran Anak-anak remaja terhadap Aktifitas bermain wifi ditempat tersebut, pelaku datang dengan membawa sebilah samurai dan langsung menyerang korban yang pada saat itu datang bersama tokoh masyarakat,” ujar Kapolres.

Akibat penganiayaan tersebut, korban yang bertugas di Mapolsek Meurah Mulia Aceh Utara mengalami luka memar di sekujur tubuh dan terpaksa dirawat intensif. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-undang darurat Republik Indonesia No.12 Tahun 1951 subs pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara. (Munawir)

News Feed