oleh

Prajurit TNI Kodim 0119 Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

 

Redelong Baranewsaceh. co |  Prajurit TNI, khususnya Kodim 0119/BM menyatakan perang terhadap peredaran narkoba di lingkungan Kodim Bener Meriah.

Sebanyak 70 prajurit Komando Distrik Militer 0119/BM secara acak mengikuti sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Semester I dan cek urine bertempat di Aula Makodim 0119/BM, Jln Jalur Dua Pacuan Kuda, Desa Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Jumat 11/06/2021

Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Valyan Tatyunis di wakili Kepala staf Mayor Inf M. Indra Syahputra megatakan, Cek urine dalam P4GN merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan yang akan terus di laksanakan secara berkala.

Saat ini negara kita sedang darurat narkoba, dan menyatakan perang terhadap narkoba.

Narkoba telah banyak merenggut nyawa saudara kita, dan merusak generasi Muda, pengguna narkoba lebih dominan bertindak diluar kesadaran, akal dan emosional yang tidak terkontrol.

Dengan kegiatan ini, mari kita salurkan pengetahuan kita kepada keluarga, saudara dan masyarakat tentang bahaya dan dampak narkoba kepada psikolog dan saraf otak kita.

Prajurit TNI, khususnya Kodim Bener Meriah jangan pernah mendekati bahkan mencoba mengkonsumsi narkoba, karna sanksi jika ketahuan mengkonsumsi, menyimpan dan mengedar barang haram tersebut sangat lah berat. tegas Kasdim.

Sementara Aipda kalimashuri Personel Dokkes Polres BM sebagai pemateri membenarkan bahwa “Indonesia Darurat Narkoba” Saat ini negara Indonesia berada dalam kondisi Darurat Narkoba, peredaran gelap narkoba merupakan masalah kemanusiaan dan membawa dampak kerusakan multi-dimensional.

Kondisi darurat yang memperihatinkan ini juga terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Bahkan hampir tidak ada wilayah yang bersih dari kondisi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”ungkapnya

Kerugian terbesar masalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ini adalah pelemahan karakter individu yang berarti juga melemahnya ketahanan masyarakat sebagai awal kehancuran suatu bangsa.

Berbagai upaya penanganan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dilakukan melalui program pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan.

Program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat
dilakukan guna antipasi kalangan masyarakat yang masih bersih dan belum terkontaminasi Narkoba

Tambahnya, Sedangkan bagi seseorang yang sudah terjerumus menjadi penyalahguna maupun pecandu narkoba, maka diberikan program layanan rehabilitasi.

Rehabilitasi itu sendiri penting untuk memulihkan pecandu agar kembali produktif dan berguna ditengah masyarakat. tandasnya

Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0119/BM Kapten Inf Arianto menyampaikan, Dengan adanya sosialisasi dan pengecekan urine semester 1 tahun 2021, Agar kepada seluruh anggota Kodim 0119/BM tidak ada yang terlibat dengan Narkoba baik diri pribadi maupun keluarga.

Karena sangat jelas bahwa narkoba termasuk didalam 8 pelanggaran berat TNI, semoga dengan adanya kegiatan Sosialisasi P4GN dan cek urine secara berkala kita semua terhindar dari yang namanya narkoba. tutup Pasi Intel

Diketahui, setelah pengecekan urine kepada 70 personel kodim, kesuluruhan personel bersih dari narkoba alias dengan hasil negatif. (Redaksi)

News Feed