oleh

Potensi Kacang Hijau Di Musim Kemarau

 

Penulios : Nurul Qamariah dan Rika Makhfira – Mahasiswa Program Study Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. IAIN Langsa.

 

Si imut kecil berwarna hijau atau Kacang  Hijau menjadi salah satu andalan para petani di Desa Paya Tampah ketika musim padi telah usai dan berlangsungnya musim panas. Kacang hijau merupakan tumbuhan yang mepunyai sifat tahan kering dan harga jual relatif tinggi. Kacang hijau merupakan tumbuhan yang bisa memanfaatkan lahan sawah yang kering di musim  kemarau dimana peluang keberhasilan panen tumbuhan lainnya sangat rendah.

Kecamatan Aceh Tamiang, tepatnya di Desa Paya Tampah merupakan salah satu wilayah yang memanfaat lahan sawah untuk menanam kacang hijau. Kacang hijau ditanam di lahan sawah ketika tanaman padi telah di panen dan berlangsungnya musim kemarau. Kacang hijau menjadi salah satu hasil panen yang dapat meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat di desa paya tampah.

Bapak Sardan salah seorang petani Kacang Hijau dan masyarakat desa Paya Tampah mengatakan” Kacang hijau memiliki potensi yang bagus jika ditanam pada musim kemarau yang berkepanjangan sebab tumbuhan ini tidak terlalu memerlukan banyak air untuk bertahan hidup, tidak hanya dikarenakan masa tanam yang pendek sekitar 3 bulan. Kacang hijau yang ditanam ketika musim hujan secara terus menerus akan mengakibatkan hasil panen yang menurun karena kacang akan busuk, warna hijau kacang berubah menjadi warna hitam dan menyebabkan banyak pohon kacang yang rusak oleh karena itu menanam kacang hijau sangat tepat jika ditanam di musim kemarau”.

Petani memanfaatkan bekas lahan sawah dan tidak perlu diolah lagi, petani hanya perlu membabat jerami padi kemudian dikumpulkan di suatu tempat dan membakarnya. Jerami yang sudah di bakar ini juga bagus bila dibiarkan berada ditanah lahan untuk menanam kacang hijau karena jerami berguna untuk perbaikan struktur tanah.

Namun penyiapan budidaya kacang hijau dimusim kemarau sangat ditentukan oleh penyiapan lahan yang baik (lahan sawah bekas menanam padi) menjadi salah satu pilihan lahan yang tepat, pemilihan benih kacang yang bagus kualitasnya, jadwal tanam yang tepat, pemberian pupuk dan racun pemusnah hama pada kacang dan petani memanfaatkan jerami sisa padi. Pada umumnya kacang hijau yang ditanam pada musim kemarau lebih rentan terhadap serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) hal ini dipengaruhi oleh Ketersediaan air yang terbatas, cuaca yang cukup panas, kelembaban udara yang rendah sehingga mendorong perkembangan hama dan penyakit tertentu sangat pesat.

Petani didesa paya tampah mengatakan “Hama yang sering menyerang tumbuhan kacang hijau seperti penggerek polong (maruca testulalis), oteng-oteng dan penggulung daun.  Sedangkan penyakit yang sering menyerang kacang hijau seperti embun tepung dan bercak daun. Petani kacang hijau biasanya menggunakan racun pemusna hama untuk menghilangkan OPT pada tumbuhan kacang hijau yang dilakukan dengan cara menyemprot daun kacang”, Ujar Bapak Amat.

Kacang hijau memiliki potensi yang baik untuk bertahan hidup dimusim panas karena kacamg hijau tidak memerlukan banyak air untuk bertahan hidup. Bahkan petani merasa khawatir akan kegagalan panen ketika musim hujan datang dikarenakan kacang akan mati.

 

News Feed