oleh

Polri : Pendanaan Kelompok Teroris JI Untuk Dirikan Khilafah

Jakarta, BARANEWSACEH.CO –  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menerangkan bahwa saat ini Tim Densus 88 AT tengah mendalami sumber pendanaan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI). Berdasarkan penyelidikan saat ini, sumber pendanaan untuk kelompok ini berasal dari beberapa usaha diantaranya usaha perkebunan.

“Mereka mengembangkan ekonomi mereka, ada beberapa usaha yang mereka bangun, antara lain perkebunan untuk membiayai (operasional) organisasi dan pejabat-pejabat kelompok JI ini,” terang Karo Penmas Divhumas Polri.

Karo Penmas Divhumas Polri menambahkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa kelompok JI tengah menyusun kekuatan dimana bertujuan untuk mendirikan khilafah di Indonesia.

“Saat ini jaringan JI memang terlihat belum melakukan aksi terorisme di Indonesia. Tapi mereka saat ini sedang membangun kekuatan, tujuannya untuk membangun khilafah,” jelas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo.

Hal ini diketahui pasca penangkapan terduga teroris Para Wijayanto (54) di sebuah hotel di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat. Para Wijayanto merupakan pemimpin kelompok JI di Indonesia pasca kelompok JI dinyatakan sebagai organisasi terlarang dan dibubarkan PN Jaksel pada 2007 silam.

Selain penangkapan Para Wijayanto, Kepolisian juga mengamankan istri Para Wijayanto, MY dan orang kepercayaan Para Wijayanto yaitu Bambang Suyoso yang ditangkap di satu tempat.

Tim Densus 88 AT juga menangkap Abdurrahman di Perumahan Griya Syariah, Kebalen, Bekasi pada Minggu (30/6) lalu. Abdurrahman juga merupakan orang kepercayaan Para. Di hari yang sama di Ponorogo, Jawa Timur, Densus menciduk Budi Tri alias Haedar alias Deni alias Gani yang perannya sebagai penasehat Para sekaligus penggerak kelompok JI wilayah Jawa Timur.  (js/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed