oleh

Polres Lhokseumawe Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Kerumunan Selebgram HK ke Kejari Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, BARANEWS  – Satreskrim Polres Lhokseumawe serahkan tersangka dan barang bukti kasus kerumunan yang sempat viral ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Rabu (13/10/2021).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasubag Humas Salman Alfarisi SH MH mengatakan, dalam kasus yang sempat viral di media sosial (medsos) tersebut melibatkan dua tersangka, yaitu HK (26) yang merupakan selebgram warga Banda Aceh dan KS (29) pemilik toko grosir warga Kota Lhokseumawe.

“Setelah tim penyidik bekerja secara maraton, akhirnya kasus selebgram HK tersebut sampai pada tahapan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe,” ujarnya.

Pelimpahan tersangka dan barang bukti ini tentu sesuai prosedur hukum dalam rangka mempercepat dan memperlancar proses hukum selanjutnya,” pungkas Kasubag Humas.

Sebelumnya, kata Kasubag Humas, dalam konferensi pers sabtu (24/7/2021) beberapa waktu lalu di Mapolres Lhokseumawe, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menjelaskan, petugas kepolisian sedang melakukan patroli siber untuk memantau situasi dan kondisi terkini di wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Pada saat patroli siber tersebut, petugas melihat akun Instagram WULAN_ KOKULA23LSM memosting postingan berupa ajakan kepada masyarakat untuk datang ke toko grosir.

Toko grosir itu mengadakan Give Away dan Endorse yang dibintangi oleh HK. Akibat ajakan dan acara tersebut terjadilah kerumunan yang sangat ramai, dan diduga melanggar Protokol Kesehatan yang sedang ditetapkan oleh Pemerintah, selanjutnya tim Polres Lhokseumawe melakukan penyelidikan.

Keduanya, dianggap telah melanggar atau tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan, hingga menimbulkan kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Adapun barang bukti yang diamankan, 15 lembar screenshot (tangkapan layar ponsel) hasil percakapan via instagram, sebuah video ajakan atau seruan mengajak masyarakat ke acara promosi, barang toko grosir disita dari HK, 20 lembar screenshot hasil percakapan via WhatsApp dan dua lembar screenshot himbauan untuk menghadiri acara promosi disita dari KS. (RF)

News Feed