oleh

Polres Gayo Lues Ringkus Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawah Umur

Konference Pers Polres Gayo Lues Senin (10/08/2020)

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | Sat Reskrim Polres Gayo Lues menetapkan dua orang tersangka terkait kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap seorang anak perempuan berinisial L (16), di  Dusun Aih Terjun Kampung Rerebe Kecamatan  Tripe Jaya Kabupaten  Gayo Lues  tepatnya di sebuah sawah atau di bawah sebuah jembatan Kampung Rerebe Kecamatan  Tripe Jaya Kabupaten  Gayo Lues tepatnya di jalan menuju Desa Perlak Kecamatan  Tripe Jaya Kabupaten  Gayo Lues, Pada Hari Sabtu Tanggal 16 Mei 2020 Sekira Pukul 24.00 Wib.

Pelaku  bernama Saleh Kadri Alias Aman Mawan Bin (24 Tahun) beralamat di  Dusun Aih Terjun Kampung Rerebe Kecamatan  Tripe Jaya Kabupaten  Gayo Lues dan Sahuka Alias Aman Icha Bin Japar Alm )  (26 Tahun) beralamat di Dusun Aih Terjun Kampung Rerebe Kecamatan  Tripe Jaya Kabupaten  Gayo Lues.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K, M.H, mengatakan Kronologi kejadiannya pada saat Konference Pers Senin (10/08/2020) kepada wartawan  pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2020 sekira pukul 21.00 wib Tersangka menemui Aman Icha (Paman Korban) di sebuah kios, pada saat itu tersangka minta tolong kepada Aman Icha (Paman Korban) untuk tersangka bisa membawa L (Korban) pada malam harinya kemudian paman korban bersedia membantu untuk ‘1’ersangka bisa membawa L dengan syarat tersangka membantu pamannya mengambil kayu bakar dan tersangka berjanji tidak akan melibatkan pamannya apabila ada masalah, kemudian tersangka mengatakan kepada paman korban bahwa tersangka akan datang kerumah pamannya untuk menjemput L Sekitar Pukul 23.00 Wib,  Kemudian setelah tersangka dan paman korban cerita masalah tersebut tersangka pulang kerumahnya, kemudian sekitar pukul 23.00 wib tersangka keluar dari rumahnya menuju ke rumah korban, pada saat Tersangka menuju kerumah korban tersangka menemukan sebuah daster berwarna hijau dan juga jilbab berwarna hijau di depan rumah masyarakat desa rerebe tersebut, kemudian tersangka langsung memakaikan daster dan jilbab tersebut untuk menyamar menjadi seorang ibu-ibu.

Selanjutnya tersangka juga menemukan sebuah tas berwarna merah bertali coklat dan juga memakaikannya, setelah itu tersangka langsung menuju ke rumah

tempat korban tinggal, setelah tersangka tiba di rumah korban tersangka langsung menggedor pintu rumah tersebut sambil mengatkan dalam bahasa Gayo dan dengan nada perempuan  “tek aku ibimu ari pasir mamak mu ulak ari ladang ken iye ko kurai” atau dalam bahasa indonesia ” nak aku bibik mu dari desa Pasir, mamak mu sudah pulang. dari kebun disuruhnya saya jemput kamu” kemudian pintu tersebut langsung dibukakan oleh  Aman Icha ( Paman Korban), kemudian dengan suara yang pelan dan kecil mengatakan ” enti kituhtu atau jangan ribu” kemudian pamannya Aman Icha mengatakan ” male kuhi mai ko atau mau kemana kamu bawa.? ” Kemudian Tersangka Mengatakan ” Kejempatan Rerebe Sana” Kemudian Aman Icha (Paman Korban) memanggilkan L dan mengatakan ” L Ini bibikmu datang dari pasir katanya mamak mu sudah pulang dari kebun dan kamu di suruhnya pulang, kalau emang begitu pulang aja sama bibik mu Nr Sambil aman Icha (Paman Korban) memberikan kunci sepeda motor beat kepada L” kemudian tersangka langsung membawa korban ke sebuah jembatan yang ada di Desa Rerebe Kecamatan  Tripe Jaya Kabupaten  Gayo Lues, kemudian pada saat sebelum tersangka dan korban sampai di jembatan tersebut tersangka mengatakan `” Saya Bukan Bibik Mu Tapi Saya Pak Mawan sambil membukakan jilbab yang sebelumnya dipakatnya” kemudian tersangka mengajak korban melakukan persetubuhan akan tetapi korban tidak mau, lalu tersangka memaksa dan menggendongb korban dari atas sepeda motornya sambil korban menangis, kemudian pada saat tersangka menggendong korban tersangka melihat ada sepeda motor yang melintas kemudian tersangka melompat sambil menggendong korban ke arah sawah di samping sebuah jembatan tersebut, kemudian tersangka menutup mulut korban sambil menciumi si korban, lalu tersangka membuka celana L (korban) dan tersangka juga membukakan celananya sendiri, setelah itu tersangka langsung memasukkan kemaluannya ke kemaluan korban dan setelah 5 (lima) menit tersangka menggesek-gesekkan kemaluannya di kemaluan korban kemudian tersangka mengeluarkan spermanya di luar kemaluan korban, kemudian setelah lebih kurang 6 (enam) menit tersangka mengangkat korban dalam posisi telanjang ke bawah jempatan yang ada di dekat sawah tersebut yang jaraknya sekitar 20 meter dari lokasi pertama, pada saat itu korban minta untuk diantar pulang akan tetapi tersangka langsung membaringkan tersangka di bawah jembatan tersebut dan melakukan persetubuhan lagi sekttar 10 (sepuluh menit) kemudian L (korban) pingsan dan setelah itu tersangka memakaikan celananya dan membuang baju daster dan jilbab yang digunakanya untuk menyamar ke sungai yang ada dilokasi , dan tersangka langsung meninggalkan korban dalam keadaan pingsan, dan tersangka kembali kerumahnya, kata Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K, M.H.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K, M.H  juga menjelaskan  Polisi mengamankan barang bukti  berupa  1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna merah,  1 (satu) buah celana panjang warna cream,  1 (satu) buah celana dalam warna hitam  1 (satu) pasang sandal warna hitam dengan tali warna merah,  1 (satu) buah tas warna merah bertali coklat  1 (satu) buah baju lengan panjang warna hitam 1 (satu) buah celana dalam warna hijau, dan 1 (satu) pasang sandal jepit warna biru.

Kejahatan Terhadap Anak (Pencabulan/Persetubuhan) Sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 76d atau Pasal 81 Ayat (1) Dan (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Ri Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak  dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 Tahun., jelasnya. (ABDIANSYAH)

News Feed