Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Pembunuhan Wanita Paruh Baya di Kajhu

Redaksi Bara News

- Author

Kamis, 4 Januari 2024 - 03:08 WIB

50500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim : Jenazah Sudah Diautopsi

BANDA ACEH, BARANEWS | Penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Selasa (2/1/2024) pagi kemarin.

Seperti diketahui, korban yakni Evy Marina Amaliawati (53), warga asal Sabang ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar tidurnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan diduga kuat dibunuh oleh seseorang dengan menggunakan sebuah batu yang ditemukan di kamar korban.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan, penyidik kini telah memeriksa enam orang saksi.

Saksi yang diperiksa terdiri dari kepala dusun setempat, beberapa tetangga, dua anak korban terdiri dari laki-laki dan perempuan, termasuk pacar anak korban (Reza- red) yang kemarin datang ke rumah saat kejadian.

“Ada enam saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik sejauh ini,” ungkap Fadillah di ruang kerjanya, Rabu (3/1/2024) sore.

Diketahui, keluarga Evy merupakan warga asal Sabang yang selama tiga tahun terakhir ini tinggal sementara di Gampong Kajhu, karena memiliki anak yang kuliah di salah satu universitas di Banda Aceh.

Baca Juga :  Gempabumi Tektonik M5,5 Di Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, Aceh Besar, Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

“Korban dan suami tidak bekerja di sini, namun mereka bergantian ke rumah itu untuk melihat anaknya (Cut Nur Marlia), karena sejak setahun lalu kuliah,” kata Kasat.

“Biasanya korban maupun suaminya berkunjung setiap satu atau dua minggu sekali, sebelum kejadian korban ternyata sudah satu minggu ada di rumah tersebut,” sambungnya.

Saat malam hari sebelum kejadian, anak korban yakni Cut Nur Marlia diketahui sempat jalan dengan pacarnya Reza (28) dan pulang ke rumah sekitar pukul 23.00 WIB.

Tiba di rumah, ia pun langsung tidur dan sekitar pukul 03.00 WIB mendengar suara seperti jejak seseorang masuk ke pekarangan rumah. Hal itu sempat diberitahukan ke pacarnya via telepon.

“Kemudian beberapa saat, anak korban mengaku melihat seseorang ada di dalam rumah yang menggunakan penutup muka dan mantel (jas hujan),” katanya.

“Yang bersangkutan kaget lalu mengaku sempat pingsan, setelah siuman disitulah ia melihat korban yang merupakan ibunya dalam kondisi bersimbah darah, lalu diberitahu ke pacarnya,” jelas Fadillah.

Baca Juga :  Brigjen Pol Armia Fahmi Wakapolda Aceh Hadiri Peringatan HUT Ke-76 Logistik Polri

Dari keterangan saksi lain yakni tetangga korban, mereka mengaku tak mendengar adanya suara kegaduhan atau teriakan minta tolong dari rumah korban. Apalagi, rumah itu tergolong berdekatan dengan rumah lainnya.

“Mereka (para saksi tetangga) tidak mendengar adanya suara teriakan atau minta tolong, dari kisaran jam tiga sampai jam enam pagi,” ucapnya.

Saat olah TKP, lanjut dia, petugas juga tidak menemukan adanya kerusakan di bagian pintu rumah, pintu gerbang maupun jendela serta harta benda milik korban yang hilang.

“Saat diperiksa juga tidak ada harta benda yang hilang, ponsel maupun perhiasan milik korban juga masih ada, motor juga ada di rumah itu, bahkan kalung juga dikenakan korban,” sebutnya.

Kini polisi masih mendalami kasus tersebut dan mencari saksi serta petunjuk lainnya untuk mengungkap siapa pelaku yang tega berbuat demikian.

“Kita juga sudah mengautopsi jenazah korban, saat ini masih menunggu hasilnya. Jenazah korban juga sudah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” jelas Kasat.

“Untuk perkembangan selanjutnya nanti akan kita sampaikan, karena masih dalam penyelidikan lanjut,” pungkasnya. (RED)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dr H S Maltha Akui DPD PAN di Dapil Aceh II Tak Berikan C1 kepada Caleg DPR RI Partai Tersebut
Terima Kunjungan Dinsos Banda Aceh, Dr. Muslem Sebut Penanganan Sosial Tidak Boleh Kaku
Olahraga bersama Pangdam IM dengan Prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda
Jama’ah Masjid Cinta Palestina
PAN Hancur di Tangan Mawardi Ali
Galakkan Hidup Sehat di Kalangan Santri Aceh, PMII Banda Aceh Ciptakan Promotor Kesehatan Remaja
Kadinsos Aceh, Dr. Muslem : Karang Taruna Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Sosial
Dapil Aceh 1 PKS Hadirkan Wajah Baru ke Senayan

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:30 WIB

PSU di Lawe Petanduk I Berlangsung Aman

Sabtu, 17 Februari 2024 - 21:39 WIB

Penjara Aceh Minta Usut Aktor Intelektual Kecurangan  Pemilu  Agara

Kamis, 15 Februari 2024 - 15:15 WIB

Panwas  Proses Kecurangan Pemilu, Oknum KPPS  di Lawe Petanduk Aceh Tenggara

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:14 WIB

UPTD. Puskesmas Deleng Pokhisen (DEPOK) Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2024

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:25 WIB

Media Online Bara News Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2024

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:04 WIB

Dinas Pertanian Aceh Tenggara Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2024

Selasa, 13 Februari 2024 - 03:24 WIB

SMA Negeri 1 Lawe Sigala gala Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2024

Senin, 12 Februari 2024 - 00:56 WIB

AKBP Eko Purwanto Sampaikan Pesan Pemilu Damai Usai Salat Subuh Berjemaah

Berita Terbaru

BIREUEN

Umuslim Teken MoU dengan Unsam Langsa

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:11 WIB

ACEH BARAT DAYA

Syamsuzzaki Terpilih Ketua Umum PC SEMMI ABDYA Dalam Muscab 2024

Jumat, 23 Feb 2024 - 20:01 WIB

ACEH TENGGARA

PSU di Lawe Petanduk I Berlangsung Aman

Jumat, 23 Feb 2024 - 19:30 WIB