oleh

Polisi Bekuk Satu Pejabat Papua Bawa Peralatan Perang

ILUSTRASI/NET

Mimika, BARANEWSACEH.CO – Polres Mimika menindak tujuh orang yang kedapatan membawa peralatan perang papua. Salah satu di antara mereka diketahui merupakan pejabat tinggi di Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua.

Ketujuh orang tersebut membawa alat perang tradisional berupa busur dan anak panah serta parang.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama menjelaskan tujuh orang tersebut diamankan pada Selasa (11/6) di beberapa lokasi berbeda.

“Semua yang kedapatan membawa senjata tajam dan peralatan perang tradisional kami proses,” jelas Kasat Reskrim Polres Mimika.

Oknum pejabat Pemkab Puncak itu ditengarai menjadi aktor utama yang hendak memicu konflik baru di Kwamki Lama. Dari tangan yang bersangkutan diamankan 58 pucuk anak panah, dibungkus menjadi satu beserta busur panah yang masih baru.

“Awalnya kami menerima informasi dari salah satu tokoh masyarakat yang menyebutkan bahwa ada pihak-pihak tertentu akan memindahkan konflik yang terjadi di Ilaga ke Kwamki Lama. Kami kemudian melakukan razia peralatan perang tradisional maupun senjata tajam,” lanjutnya.

Polisi juga mengamankan beberapa warga Ilaga di Timika yang baru saja membeli beberapa parang di pasar yang ditengarai untuk persiapan konflik di Kwamki Lama.

Kasat Reskrim menjelaskan jajarannya menerima banyak sekali masyarakat yang meminta penangguhan penahanan terhadap kerabat mereka yang ditahan akibat membawa peralatan perang tradisional maupun senjata tajam.

Namun sesuai perintah Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, S.I.K., M.H., tidak ada kebijakan penangguhan penahanan terhadap orang-orang tersebut.

“Kebijakan pimpinan sangat tegas, tidak ada penangguhan. Siapapun yang kedapatan membawa senjata tajam, peralatan perang tradisional dan memantik terjadi pertikaian antarkelompok masyarakat akan diproses hukum,” jelasnya.

Hingga kini aparat kepolisian masih terus menggelar razia kendaraan yang hendak masuk ke kawasan Kwamki Lama Timika melalui Check Point 28 maupun melalui jalur Ile Ale Karang Senang SP3.  (my/sw/hy)

Komentar

News Feed