oleh

Plt Bupati Dailami Himbau Masyarakat Waspada Dengan Kebakaran

Bener Meriah Baranewsaceh.co | Sebulan terakhir musibah kebakaran seperti momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat Bener Meriah. Kebakaran yang terjadi di sejumlah tempat dalam wilayah kabupaten Bener Meriah telah menyebabkan sejumlah penduduk harus kehilangan tempat tinggal.

Begitu juga kerugian yang di alami masyarakat yang tertimpa musibah, amatlah besar, belum lagi rasa trauma yang di alami terutama bagi keluarga yang mengalami musibah.

Menyikapi banyaknya terjadi musibah kebakaran selama ini. Pemkab Bener Meriah sebelumnya sudah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat. Himbauan tersebut tertuang dalam surat dengan nomor 655/819 tertanggal 27 Mai 2021 yang di tanda tangani oleh wakil Bupati Dailami. Intinya surat tersebut merupakan menghimbau kepada masyarakat luas agar lebih waspada terhadap musibah kebakaran.

Berikut petikan suratnya.
1. Menghimbau masyarkat agar tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan.
2. Menghimbau kepada pengusaha toko/ ruko agar menyediakan alat pemadam dan serbuk kimia kering (Racun Api) isi 6 Kg.

3. Menghimbau masyarakat agar berhati hati dalam melakukan penyambungan instalasi listrik berikut peralatan rumah tangga yang lainnya yang dapat mengakibatkan percikan api seperti : Kompor gas, carger HP dan alat elektronik yang lainnya.

Selain itu Plt Bupati Dailami saat di temui di ruang kerjanya Senin.(07/06/2021) kembali mengingatkan. “Pastikan instalasi listrik yang terpasang di dalam rumah dalam keadaan baik. Lakukan pemeriksaan dan pastikan aman. Gunakan arus listrik secukupnya dan jangan terlalu banyak sambungan, sesuaikan dengan standar PLN.

Plt Bupati Dailami juga menyarankan agar masyarakat dapat memastikan listrik dalam keadaan mati atau padan di saat harus meninggalkan rumah.

Selain itu Plt Bupati juga mengingatkan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyangkut pemasangan instalasi di rumah rumah penduduk. Karena menurut Plt Bupati Dailami saat ini sudah langka dari pandangan kita, di setiap rumah yang terpasang listrik dengan yang namanya grounding yang menancap kebumi. Karena menurut Plt Bupati Dailami hal itu juga dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran.

Untuk itu Plt Bupati Dailami juga meminta pihak PLN agar dapat mendata ulang dan memperhatikan terkait sambungan listrik di rumah penduduk. Selanjutnya pastikan adanya pemasangan grounding anti petir tersebut. Pungkasnya. (Dani)

News Feed