oleh

PKK Aceh Selesaikan Uji Coba Implementasi RGG di Dua Gampong

  Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dr.Ir.Dyah Erti Idawati, MT., menyerahkan hadiah berupa cindera mata untuk Ketua PKK Kecamatan, Ketua PKK Gampong dan para kader PKK di Gampong Lamlagang, Banda Aceh, Jumat (1/10/2021).

 

BANDA ACEH, BARANEWS  – Tim Penggerak PKK Aceh telah menyelesaikan rangkaian uji coba implementasi Rumoh Gizi Gampong (RGG) sebagai Pilot Project pada dua desa di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Jumat (1/10/2021).

Melalui program dan intervensi PKK Aceh selama 3 bulan penuh, kedua gampong yang terpilih itu adalah Lam Lagang dan Lubuk Sukon.
Intervensi itu kini telah menunjukkan hasil, dengan menurunnya angka stunting di daerah setempat. Selain itu bayi dan balita yang sebelumnya mengalami gizi buruk pun kini sudah kembali sehat.

“Hari ini, sudah menutup kegiatan RGG di Lam Lagang dan Lubuk Sukon yang sudah di laksanakan dalam 3 bulan. Kegiatan ini merupakan uji coba atau pilot project dari implementasi RGG di Aceh, untuk kemudian dapat dijadikan percontohan bagi desa lain,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, saat mengunjungi kedua desa tersebut.

Dyah mengaku, sangat bangga atas hasil dan capaian dari intervensi RGG di kedua gampong tersebut, bahkan mayarakat yang merasakan manfaat dari program tersebut, meminta agar kegiatan tersebut dapat terus dilanjutakan lagi.

“Sudah banyak juga yang lulus dan bahkan, ada masyarakat yang minta dilanjutkan lagi RGG nya,” kata Dyah.
Untuk anggaran pelaksaan program intervensi RGG, saat ini masih menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga dinilai masih kurang efektif dan berkelanjutan.

Karena itu, Dyah berharap agar implementasi RGG dapat terus berjalan dengan menggunakan dana desa. “Mudah- mudahan tahun depan bisa langsung berjalan, dengan menggunakan dana desa, tentunya sesuai aturan berlaku,” ujar Dyah.

Dyah menyampaikan, dukungan terhadap pelaksanaan RGG untuk pencegahan stunting juga sudah banyak dilakukan. Bahkan kini sudah menggunakan mekanisme anggaran dana desa yang sudah dikeluarkan oleh beberapa daerah melalui Peraturan Wali Kota dan Bupati.

Namun, kata Dyah yang menjadi persoalan terhadap dalam implementasi RGG adalah mekanisme atau petunjuk teknik pelaksanaan yang masih belum benar, sehingga membuat penyelenggaraan RGG pada gampong masih tidak tepat sasaran.

“Hari ini sudah kita uji coba di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, dan ini diharapkan akan menjadi percontohan bagi juknis model implementasi RGG di Aceh,” pungkas Dyah.

Pada kesempatan yang sama, Dyah beserta Tim PKK Aceh menyerahkan hadiah berupa cindera mata untuk Ketua PKK Kecamatan, Ketua PKK Gampong dan para kader PKK di Gampong Lubuk Sukon dan Gampong Lamlagang.

Pemberian hadiah itu, sebagai bentuk apresiasi atas kerja sukarela mereka serta sudah bergerak aktif untuk menyukseskan pelaksanaan uji coba Rumoh Gizi Gampong (RGG) di gampong setempat. Sehingga intervensi gizi bagi anak batita kian membaik. (RED)

News Feed