oleh

Pimpinan Pesantren Darul Muslim Angkat Bicara, Terkait Penangkapan Empat Gepeng Di Meulaboh

 

Aceh Barat, Baranews –Baru-baru ini masyarakat Aceh barat di hebohkan dengan kabar berita penangkapan Enam orang Gepeng Oleh Satpol PP dan WH Aceh Barat. Dalam penangkapan enam orang gepeng itu empat orang diantaranya yang diamankan Salah satunya anak dibawah umur, yan di koordinirkan oleh seorang dewasa.

“Dari hasil keterangan yang dikumpulkan, diketahui keempat orang tersebut melakukan aktivitas mengatasnamakan permohonan bantuan pembangunan dayah atau pesantren Darul Muslim gampong keumumu hilir, labuhan haji timur aceh selatan “Kemudian saat di periksa berkas-berkas dan rekomendasi Oleh Satpol PP dan WH Aceh Barat yang mereka punya, ternyata semuanya palsu dan tidak benar,”.

“Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Dayah Darul Muslim Gampong Keumumu Hilir Kecamatan Labuhan Haji Timur Kabupaten Aceh Selatan Tgk M.Nasrul,B yang mintai konfirmasi oleh media ini lewat telepon seluler terkait Hal itu ( selasa 13/07/21) Mengatakan , Ke Empat orang Gepeng yang mengaku-ngaku anggota atau santri dan panitia pembangunan dayah darul muslim itu tidak benar.

“saya selaku pimpinan di pesantren ini tidak pernah memerintahkan dan mengeluarkan surat mandat atau rekomendasi untuk anak di bawah umur. Kalau untuk MJ yang di sebut-sebut sebagai yang mengkoordinirkan Aksi Gepeng itu.”Ya benar pernah saya keluarkan surat Madat atau Rekomendasi, tapih itupun sudah sangat lama, bukan seperti surat mandat yang di dapatkan oleh Satpol PP atau WH Aceh barat baru-baru ini. yang sempat menghebohkan warga Aceh barat pula.”jelas Tgk Nasrul

“Tgk.Nasrul menambahkan, surat mandat yang pernah di keluarkan Awal tahun 2021 untuk MJ sudah lama tidak berlaku lagi,karena surat mandat itu berlaku hannya tiga bulan saja, berhubung MJ sumbangan yang ia kumpulkan dari masyarakat atau donatur tidak lagi di antar kepesantren untuk pembangunan yang di butuhkan dan pihak Panitia pesantren juga
Sudah berusaha mencari MJ untuk meminta kembali surat mandat itu.”kami pihak panitia pembangunan dayah darul muslim sudah lama tidak lagi mengizinkan MJ untuk mencari dana bantuan ke pesantren kami.”ungkap Tgk.Nasrul

“Lanjutnya saat ini kami sangat membutuhkan bantuan dari semua pihak dari pemerintah, Baik daerah mau pun pemerintah provinsi Aceh untuk pembangunan pesantren ini, Terkadang kami merasa kesulitan dengan terbatasnya anggaran kami,yang hanya mengandalkan donatur-donatur kami yang tidak seberapa,tapi Alhamdulilah berkat niat yang tulus kami sampai saat ini masih bisa bertahan.

“Tgk Nasrul pimpinan pondok pesantren Darul Muslim menambahkan,” Sudah terlalu banyak cerita yang sangat dalam kami mempertahankan berjalannya pondok pesantren ini, sampai-sampai minta bantuan dari rumah kerumah para dermawan kami lakukan.
“Yang namanya kena hujan, panasnya terik mata hari sudah jadi sarapan kami, Akan tetapi setiap kali lelah itu datang akan segera sirnah apa bila kami mengingat anak-anak santri kami.

“Sedikit harapan kami tiap harinya, Bagaimana cara agar bantuan pembangunan dari para dermawan yang ada di Aceh tiap bulannya bisa berjalan dengan baik untuk mencukupi keperluan pembangunan tempat tinggal santri, seperti kebutuhan pembangunan bilek tempat tidur.balai pengajian dan kebutuhan biaya Operasional pesantren sendiri.

Apa lagi saat ini suasana pandemi Covid-19 yang mana sangat susah untuk mendapatkan bantuan dari donatur-donatur yang biasanya membatu. Karna sekarang mereka juga lagi susah menurun pendapatannya mungkin. Kebutuhan tiap bulan dari para donatur sangat kita harapkan .”Tutup Tgk Nasrul,(RJ)

News Feed